7 Ciri Anak Autisme Sejak Kecil, Perhatikan Sifat Dan Ekspresinya

AKURAT.CO Autisme merupakan sebuah spektrum gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan oleh beberapa faktor tertentu. Terdapat ciri anak autisme yang bisa dilihat dari sejak bayi, balita atau di usia sekolah.
Salah satu ciri yang menandakan seorang anak mengidap autisme adalah adanya kesulitan dalam berekspresi atas suatu keadaan dan sulit terkoneksi dengan lawan bicaranya.
Untuk itu, penting para orang tua untuk mengetahui ciri autisme sejak kecil pada anak berikut ini. Dikutip dari beberapa sumber pada Jumat (8/9/2023), inilah ciri anak autisme sejak kecil yang perlu diperhatikan.
7 Ciri Anak Autisme Sejak Kecil
1. Terlambat bicara
Anak yang mengalami keterlambatan dalam bicara perlu diberikan perhatian lebih banyak lagi. Pasalnya, terlambat bicara dapat menjadi tanda bahwa anak tersebut mengalami autisme atau gangguan perkembangan anak.
Normalnya, anak berumur 6 bulan sudah mulai mengoceh dan mempelajari bentuk kata. Sehingga, jika sudah lebih dari 6 bulan dan anak masih belum memulai untuk mengoceh, perlu diberikan pengawasan lebih dan cek ke dokter secara berkala.
2. Tidak merespon saat diajak berinteraksi
Selanjutnya, ciri anak mengalami autisme sejak kecil adalah tidak merespon saat diajak berinteraksi. Normalnya, anak akan memberikan reaksi atau respons ketika namanya disebut atau dipanggil.
Namun, jika anak mengidap autisme tidak akan memberikan respon yang seharusnya dilakukan dengan spontan.
3. Tidak bersosialisasi
Salah satu ciri anak mengidap autisme di usia balita adalah tidak ingin berosisalisasi dengan teman-teman sebayanya. Anak yang cenderung menyendiri dan memilih untuk memisah dengan teman-temannya.
Hal tersebut membuat mereka perlu diberikan perhatian lebih apakah memang pemalu atau mengidap autisme.
4. Ceroboh dalam beraktivitas
Selanjutnya, salah satu ciri anak autisme sejak kecil adalah bertingkah laku ceroboh dalam beraktivitas. Autisme identik dengan anak yang tidak bisa teliti dan fokus pada satu kegiatan yang dilakukannya.
Ia akan sulit mengikuti arahan dari seseorang yang mnegaturnya dan akan menghindari kontak mata dengan orang lain. Sehingga akan lebih ceroboh dalam melakukan sesuatu.
5. Tidak bereskpresi
Kemudian, salah satu ciri anak autisme sejak kecil adalah tidak memiliki eskpresi dalam melihat suatu hal baru. Anak kecil normalnya akan memberikan eskpresi yang sangat antusias jika melihat suatu hal baru dan menarik perhatiannya.
Namun, hal tersebut tidak akan terjadi bila anak mengidap autisme. Mereka akan lebih datar dalam menyikapi segala hal dan kurang bisa mengekspresikannya.
6. Melakukan perilaku berulang
Ciri atau tanda anak mengalami autisme saat masih kecil adalah ketika anak tersebut melakukan perilaku berulang-ulang dan seolah-olah dirinya belum pernah melakukannya.
Seperti tepuk tangan atau menggoyangkan tangan yang sebenarnya tidak ada tujuannya.
7. Tantrum dan rewel
Terakhir, ciri yang paling bisa dilihat dan sangat berbeda dengan anak normal lainnya adalah tantrum dan rewel.
Anak yang mengidap autisme umumnya akan mengalami tantrum dalam waktu tertentu dan sulit mengendalikan emosi mereka. Selain itu, anak autisme juga akan lebih agresif dibandingkan anak normal pada umumnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










