Akurat

PS5 Berpotensi Gunakan Kontroler Layar Sentuh, Sinyal Awal Menuju Era PS6?

Petrus C. Vianney | 1 Februari 2026, 23:59 WIB
PS5 Berpotensi Gunakan Kontroler Layar Sentuh, Sinyal Awal Menuju Era PS6?

AKURAT.CO Sony disebut tengah mengembangkan konsep kontroler layar sentuh untuk PlayStation di masa depan. Jika terwujud, teknologi ini bisa menjadi langkah awal perubahan besar menuju generasi konsol berikutnya.

PlayStation 5 kini memasuki tahun keenam sejak peluncurannya dan mendekati akhir siklus generasi konsol. Meski rumor PlayStation 6 mulai ramai, PS5 masih memiliki penjualan yang kuat di pasar global.

Kondisi tersebut membuat Sony tidak terburu-buru merilis konsol baru, meskipun pengembangan generasi berikutnya tetap berjalan. Sejumlah bocoran juga menunjukkan adanya inovasi yang sedang dipersiapkan untuk perangkat PlayStation mendatang.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah paten kontroler baru yang diajukan Sony. Paten ini menunjukkan desain kontroler layar sentuh yang berbeda dari DualSense yang selama ini digunakan, sebagaimana dikutip dari Video Games Chronicle, Minggu (1/2/2026).

Dalam konsep tersebut, sebagian besar tombol digantikan oleh antarmuka layar sentuh yang bisa disesuaikan. Gamer nantinya dapat mengatur posisi, ukuran, serta fungsi tombol sesuai kebutuhan permainan.

Desain fleksibel ini dinilai memberi keuntungan besar dalam hal personalisasi dan aksesibilitas. Tata letak kontroler juga bisa disesuaikan dengan genre game, mulai dari balapan hingga game aksi yang kompleks.

Namun, respons komunitas gamer terbelah antara antusiasme dan keraguan terhadap konsep layar sentuh. Banyak pemain tetap menganggap tombol fisik lebih nyaman karena memberikan sensasi kontrol yang nyata.

Meski paten sudah disetujui, belum ada kepastian bahwa kontroler layar sentuh akan digunakan secara luas pada PS6 atau PS5. Sony juga berpeluang menghadirkan desain ini sebagai opsi tambahan tanpa menghilangkan kontroler konvensional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.