Akurat

Menguak Strategi Nintendo dengan USB-C Switch 2

Eko Krisyanto | 11 Juli 2025, 11:21 WIB
Menguak Strategi Nintendo dengan USB-C Switch 2

AKURAT.CO Strategi Nintendo Switch 2 autentikasi USB-C sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan gamer dan pengamat teknologi.

Raksasa game asal Jepang ini, melalui konsol terbarunya, dilaporkan mengiplementasikan protokol autentikasi khusus Nintendo di atas standar USB-C.

Langkah Nintendo ini bertujuan untuk membatasi penggunaan aksesori pihak ketiga, khususnya dock Switch 2 tidak resmi, demi memastikan keamanan dan stabilitas perangkat.

Baca Juga: Nintendo Perkenalkan Kartu Permainan Virtual untuk Kemudahan Akses Game Digital

Autentikasi USB-C Nintendo Switch 2: Bagaimana Cara Kerjanya?

Investigasi mendalam menunjukkan bahwa sebelum mengaktifkan video output Switch 2, konsol dan dock resmi Nintendo Switch 2 akan saling bertukar puluhan pesan terenkripsi.

Hanya aksesori bersertifikat Nintendo yang dapat melewati proses ini. Akibatnya, dock tidak resmi tidak dapat memproses handshake eksklusif ini.

Dikutip dari laporan The Verge, alat analisis seperti Power-Z mengonfirmasi bahwa dock pihak ketiga hanya menerima daya, namun gagal melanjutkan negosiasi data untuk output video.

Tanpa respons kode autentikasi USB-C yang sesuai, dock tersebut tidak dapat mengirim sinyal HDMI.

Baca Juga: Sony Siapkan Konsol Genggam Baru, Siap Bersaing dengan Nintendo dan Microsoft

Alasan di Balik Autentikasi USB-C Nintendo Switch 2

Tampaknya Nintendo ingin memastikan keamanan dan stabilitas hardware konsol.

Ini adalah upaya untuk mencegah kerusakan akibat dock murah atau aksesori tidak resmi yang berpotensi mengganggu pengalaman bermain.

Namun, strategi ini tidak lepas dari kritik. Banyak pihak menilai kebijakan ini bertentangan dengan prinsip bahwa USB-C adalah universal, yang seharusnya memungkinkan kompatibilitas dengan berbagai perangkat dan aksesori. Akibatnya, banyak pengguna terpaksa membeli dock resmi Nintendo Switch 2 yang harganya lebih mahal.

Beberapa poin penting terkait kebijakan autentikasi USB-C Nintendo Switch 2:

1. Pencegahan kerusakan: Nintendo berupaya melindungi konsol dari potensi kerusakan akibat aksesori tidak standar.

2. Pengalaman pengguna: Menjaga stabilitas dan kualitas output video Switch 2 untuk pengalaman bermain yang optimal.

3. Kontrol ekosistem: Memastikan hanya aksesori yang memenuhi standar Nintendo Switch 2 yang dapat terhubung.

Catatan bahwa Nintendo belum mengonfirmasi secara resmi alasan teknis di balik protokol autentikasi ini, tapi temuan komunitas mendukung hipotesis ini.

Baca Juga: Heboh Serial Animasi Upin Ipin Akan Rilis Versi Game di Tahun 2025, Tersedia untuk PS4 dan Nintendo Switch!

Dampak bagi Pengguna di Indonesia

Bagi para gamer Indonesia, kebijakan Nintendo Switch 2 autentikasi USB-C ini berarti bahwa mereka harus lebih berhati-hati dalam memilih aksesori.

Memilih dock resmi Nintendo Switch 2 yang kompatibel dengan protokol autentikasi menjadi hal yang sangat penting.

Meskipun harga dock resmi cenderung lebih tinggi, ini adalah konsekuensi dari strategi lockdown USB-C Nintendo yang kini diterapkan di Switch 2.

Secara keseluruhan, lockdown USB-C pada Nintendo Switch 2 adalah strategi serius dari Nintendo untuk mengontrol penggunaan aksesori pihak ketiga.

Ini memaksa pengguna untuk mengandalkan dock resmi eksklusif Nintendo.

Baca Juga: Nintendo Dan Sony Pictures Akan Membuat Film Live-Action The Legend Of Zelda 

Laporan: Dwi Arya Rahmansyah Ramadhan/magang

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK