Samsung Galaxy Gaming Academy 2024 Dorong Talenta Muda Esports Indonesia

AKURAT.CO Samsung Electronics Indonesia bersama KINCIR kembali menghadirkan Samsung Galaxy Gaming Academy (SGGA) dengan skala yang lebih besar.
Program ini bertujuan untuk mendukung talenta muda Indonesia menjadi pro player Mobile Legends: Bang Bang. Tahun ini SGGA menawarkan lebih banyak peluang bagi pemain muda.
Pada 2024, Samsung memperluas inisiatifnya dengan menggelar berbagai event esports yang menyasar kalangan pelajar, salah satunya adalah RRQ Mabar School Roadshow. Acara ini diadakan di beberapa sekolah unggulan di Jakarta dan Bekasi melalui kolaborasi dengan tim Rex Regum Qeon.
Baca Juga: Samsung Galaxy A06 Segera Hadir, Bocoran Desain dan Warnanya Terungkap
Para pemenang berkesempatan mendapatkan Samsung Galaxy A35 5G yang mendukung performa gaming mereka. Selain itu, Samsung juga menggelar kompetisi tingkat mahasiswa, Galaxy Gaming Academy Campus Series, yang mempertemukan tim Indonesia dengan tim dari negara Asia Tenggara.
Event-event ini didukung oleh smartphone terbaru Samsung Galaxy A55 5G dan Galaxy A35 5G. Kedua perangkat ini menawarkan performa gaming yang unggul dengan peningkatan CPU dan GPU, serta teknologi advanced heat control untuk gameplay yang lancar dan waktu loading yang cepat.
Galaxy A55 5G juga dilengkapi RAM hingga 12GB yang dapat diperluas hingga 20GB dengan fitur RAM Plus, serta baterai tahan lama 5000mAh.
Andi Airin, MX Head of Marketing Samsung Electronics Indonesia, menyatakan bahwa Samsung Galaxy Gaming Academy 2024 merupakan komitmen lanjutan Samsung di industri esports Indonesia.
"Kami bangga dapat menyediakan wadah dan komunitas untuk anak muda gamers Indonesia to bring their A game, mengasah kemampuan dan meningkatkan level mereka hingga jenjang pro player," ujarnya, saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (23/8/2024).
KINCIR, sebagai mitra Samsung dalam penyelenggaraan SGGA, juga mendukung inisiatif ini.
Rangga Danu Prasetyo, CEO KINCIR, menyatakan bahwa platform yang disediakan Samsung mendorong pemain kasual menuju kompetisi profesional, mencetak generasi pro player baru di Indonesia.
"Konsistensi ini kami pandang sebagai upaya berkelanjutan, untuk terus mencetak generasi pro player baru di Indonesia," Rangga menutup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









