Rumor Harga iPhone 18 Pro Jadi Kabar Baik, Ini Prediksi Terbarunya

AKURAT.CO Kabar terbaru soal iPhone 18 Pro menghadirkan optimisme bagi calon pengguna, meski peluncurannya masih lebih dari enam bulan lagi. Sejumlah analis memprediksi Apple tidak akan menaikkan harga untuk model Pro dan Pro Max generasi berikutnya.
Jeff Pu menyebut harga iPhone 18 Pro dan Pro Max kemungkinan tetap stabil dibanding pendahulunya. Prediksi ini muncul di tengah kekhawatiran kenaikan biaya produksi perangkat Apple.
Dalam beberapa tahun terakhir, biaya komponen utama iPhone terus meningkat, terutama chipset generasi terbaru. Chip A20 Pro berbasis proses 2nm diperkirakan lebih mahal karena keterbatasan produksi TSMC dan tingginya permintaan global.
Selain chipset, lonjakan kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga mendorong kenaikan harga memori dan penyimpanan. Kondisi ini sebelumnya membuat investor memperkirakan Apple akan menaikkan harga iPhone 18.
Namun, pandangan analis mulai berubah seiring munculnya strategi pengendalian biaya dari Apple. Ming-Chi Kuo sebelumnya juga menyebut Apple berencana mempertahankan harga flagship iPhone 18, setidaknya untuk varian penyimpanan dasar.
Jeff Pu memperkuat prediksi tersebut setelah melakukan riset rantai pasok usai laporan keuangan Apple terbaru. Menurutnya, Apple telah menyiapkan langkah efisiensi untuk menjaga harga tetap kompetitif, sebagaimana dikutip dari 9to5Mac, Kamis (12/2/2026).
Target Apple disebut menjaga harga iPhone 18 Pro dan Pro Max tetap sama atau mendekati generasi sebelumnya. Jika prediksi ini akurat, harga awal kedua model diperkirakan sekitar US$1.099 (sekitar Rp18,4 jutaan) dan US$1.199 (sekitar Rp20,1 jutaan).
Stabilnya harga iPhone 18 Pro berpotensi memberi keuntungan strategis bagi Apple jika pesaing menaikkan harga perangkat mereka. Kebijakan ini juga dapat meredam reaksi negatif pasar terkait ketersediaan model dasar iPhone 18 yang diperkirakan hadir belakangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









