Xiaomi 17 Air Dibatalkan, Era Ponsel Super Tipis Mulai Berakhir

AKURAT.CO Eksperimen ponsel super tipis tampaknya menemui jalan buntu pada awal 2026. Bocoran prototipe Xiaomi 17 Air dengan ketebalan hanya 5,5 mm menjadi sinyal kuat bahwa tren 'slim' mulai ditinggalkan industri.
Informasi yang beredar menyebutkan prototipe tersebut muncul pada 11 Januari 2026. Namun proyek ini akhirnya dihentikan karena persoalan teknis dan minimnya ketertarikan pasar terhadap ponsel ultra-tipis.
Secara visual, Xiaomi 17 Air terlihat sangat futuristis dengan bodi logam hasil teknik 'cold-sculpted'. Desain ini bahkan dilengkapi modul kamera horizontal yang berbeda dari seri Xiaomi sebelumnya.
Hal paling ambisius dari prototipe ini adalah rencana penggunaan kamera utama 200 MP. Sayangnya, tonjolan kamera besar membuat ketipisan bodi terasa tidak seimbang dan memunculkan kekhawatiran soal daya tahan fisik.
Baca Juga: Apple Masuk Pasar Ponsel Lipat, iPhone Fold Diprediksi Meluncur 2026
Pembatalan Xiaomi 17 Air juga dipengaruhi perubahan arah pasar global. Model ponsel ramping pesaing seperti iPhone 17 Air dilaporkan mengalami masalah panas dan baterai yang kurang awet.
Di sisi lain, konsumen pada 2026 justru menginginkan baterai berkapasitas besar. Xiaomi sendiri kini fokus pada baterai 7.000 mAh ke atas untuk seri utama Xiaomi 17, sebagaimana dikutip dari Gizchina, Selasa (13/1/2026).
Masalah termal menjadi faktor krusial lainnya dalam keputusan ini. Chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang bertenaga dinilai sulit didinginkan secara optimal dalam bodi setipis 5,5 mm.
Meski gagal meluncur, riset Xiaomi 17 Air tidak sepenuhnya sia-sia. Elemen desain dan material tipisnya dikabarkan akan diterapkan pada Xiaomi MIX Fold 5, yang memang membutuhkan bodi ramping untuk kenyamanan penggunaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





