Ponsel Mirip iPhone 17 Seharga Rp1 Jutaan Hadir dengan Android 16

AKURAT.CO Nubia resmi merilis V80 Design, ponsel entry-level terbaru yang kini beredar di beberapa negara Asia seperti Filipina dan Malaysia. Kehadirannya berlangsung tanpa banyak sorotan, meski desainnya terlihat jelas terinspirasi dari iPhone 17.
Pada tampilan belakang, modul kamera memanjang dengan posisi lampu kilat di sisi kanan membuatnya sangat menyerupai iPhone 17 Pro. Meski tampil premium, perangkat ini dipasarkan dengan harga jauh lebih murah.
Bagian depan ponsel ini memakai layar 6,75 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan hingga 1.000 nit. Kamera depan 16MP juga ditempatkan dalam punch-hole yang terlihat rapi.
Di bagian belakang, perangkat hanya membawa kamera utama 50MP dan kamera kedalaman 2MP. Satu lingkaran tambahan pada modul kamera hanyalah hiasan agar tampak seperti tiga kamera.
Nubia V80 Design menggunakan chipset Unisoc T7280 dengan GPU Mali-G57, serta dipasangkan RAM hingga 8GB dan penyimpanan 256GB. Perangkat ini juga menjalankan MyOS 16 berbasis Android 16.
Baterainya berkapasitas 5.000mAh dan mendukung pengisian cepat 22,5W. Ponsel ini turut dilengkapi sensor sidik jari di sisi bodi, speaker tunggal, mikrofon ganda, USB-C dan tetap menyediakan jack audio 3,5mm.
Nubia menambahkan fitur komunikasi jarak dekat bernama Linkfree yang membuat ponsel dapat bertukar pesan dan panggilan lewat Bluetooth. Fitur ini bekerja tanpa membutuhkan jaringan seluler, sebagaimana dikutip dari GizChina, Sabtu (15/11/2025).
Perangkat juga tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Midnight Black, Pale Amber, Celadon Cyan dan Peach Fuzz. Selain itu, ponsel ini memiliki rating IP64 untuk ketahanan terhadap percikan air dan debu.
Di Filipina, varian 4GB + 256GB dibanderol sekitar PHP 5.800 (sekitar Rp1,6 jutaan), sedangkan model 8GB dijual PHP 6.500 (sekitar Rp1,8 jutaan). Di Malaysia, varian 8GB dipasarkan seharga MYR 570 (sekitar Rp2,3 jutaan).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








