Akurat

iPad Baru Diprediksi Alami Kenaikan Harga, Apakah Masih Layak Dibeli?

Petrus C. Vianney | 24 Februari 2025, 17:40 WIB
iPad Baru Diprediksi Alami Kenaikan Harga, Apakah Masih Layak Dibeli?

AKURAT.CO Apple kemungkinan akan segera merilis iPad generasi terbaru yang disebut-sebut akan membawa sejumlah peningkatan signifikan. Namun, kekhawatiran muncul terkait kemungkinan kenaikan harga, seperti yang terjadi pada iPhone 16E.

Meski disebut sebagai model entry-level, iPhone 16E dilengkapi dengan banyak fitur premium dan dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Hal ini memicu spekulasi bahwa iPad baru juga bisa mengikuti jejak yang sama.

Pada tahun 2022, iPad generasi ke-10 diperkenalkan dengan desain lebih modern, bezel yang lebih tipis, kamera yang ditingkatkan dan konektivitas keyboard yang lebih baik. Namun, peningkatan ini juga disertai dengan kenaikan harga yang cukup signifikan.

Dikutip dari Cnet, Minggu (23/2/2025), Carolina Milanesi, presiden dan analis utama untuk Creative Strategies, mengungkapkan bahwa kenaikan harga pada iPhone 16E tidak serta-merta berarti semua produk Apple lainnya akan mengikuti tren yang sama.

Ada kemungkinan Apple menghadirkan opsi seluler yang lebih terjangkau dengan menggunakan modem C1 yang lebih hemat daya.

Fitur dan Spekulasi Harga iPad Baru

iPad generasi ke-11 diprediksi akan mengusung sejumlah fitur yang terinspirasi dari iPhone 16E dan iPad Mini terbaru.

Salah satu yang diantisipasi adalah dukungan untuk Apple Pencil yang lebih canggih dan kehadiran modem C1 yang diklaim dapat meningkatkan efisiensi daya baterai.

Namun, dengan berbagai peningkatan ini, harga iPad entry-level kemungkinan bisa melewati angka $500 (sekitar Rp8,1 jutaan).

Jika harga iPad baru benar-benar naik, hal ini bisa berdampak pada daya tariknya sebagai tablet keluarga yang terjangkau.

Selain itu, perbedaan harga antara iPad entry-level dengan iPad Air juga diprediksi akan semakin tipis, menimbulkan pertanyaan tentang diferensiasi produk di lini tablet Apple.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.