Segera Hadir di Indonesia, ASUS ROG Jadi yang Pertama Mengenalkan Laptop Gaming dengan GeForce RTX 50

AKURAT.CO Gaming Ecosystem ASUS ROG kembali menjadi brand gaming pertama yang akan menghadirkan jajaran laptop dan perangkat gaming yang ditenagai CPU dan GPU terkini di Indonesia.
ASUS ROG resmi memperkenalkan jajaran laptop serta perangkat gaming terbaru yang menggunakan CPU serta GPU generasi terbaru di Indonesia.
ROG menjadi brand gaming pertama yang menghadirkan jajaran laptop dan perangkat gaming yang ditenagai CPU Intel Core Ultra (Series 2) “Arrow Lake”, AMD Ryzen AI Max+ Series “Strix Halo”, serta GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series.
Baca Juga: Mengapa ASUS Zenbook DUO Cocok untuk Anda? Ini 5 Alasannya!
ROG menghadirkan jajaran laptop gaming terbaru, termasuk ROG Strix SCAR 16/18 (2025) yang didukung Intel Core Ultra 9 275HX dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU, menetapkan standar baru dalam performa gaming.
Sementara itu, ROG Strix G16/G18 menawarkan opsi prosesor AMD Ryzen 9 atau Intel Core Ultra 9 275HX, menjadikannya pilihan ideal untuk gaming AAA, pembuatan konten, dan multitasking berat.
Teknologi NVIDIA GeForce RTX 50 Series dengan arsitektur NVIDIA Blackwell membawa peningkatan performa signifikan melalui NVIDIA DLSS 4 dan fitur NVIDIA Studio, mendukung kebutuhan gamer dan kreator dalam ekosistem AI yang semakin berkembang.
Selain itu, ROG juga memperkenalkan Zephyrus G14/G16 (2025) sebagai laptop gaming ultrathin yang menawarkan keseimbangan antara portabilitas dan performa untuk gamer dan kreator.
ROG Flow Z13 (2025) hadir sebagai tablet gaming 2-in-1 dengan AMD Ryzen AI Max+ 395 dan Radeon 8060S Graphics, serta layar Nebula Display yang memukau.
Bagi gamer yang membutuhkan daya grafis tambahan, ROG XG Mobile tersedia sebagai GPU eksternal berperforma tinggi, memungkinkan laptop kompatibel mencapai performa setara desktop.
Semua perangkat gaming tersebut juga akan hadir di Indonesia dalam waktu dekat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









