Akurat

Laptop Windows dengan Snapdragon X Plus Cuma Dibanderol Mulai Rp13 Jutaan

Petrus C. Vianney | 6 September 2024, 17:33 WIB
Laptop Windows dengan Snapdragon X Plus Cuma Dibanderol Mulai Rp13 Jutaan

AKURAT.CO Qualcomm telah memperkenalkan chip terbaru mereka, Snapdragon X Plus dengan delapan inti, yang menjanjikan untuk menurunkan harga laptop Windows.

Asus Vivobook S 15 dan Dell Inspiron 14 kini dijual mulai dari $899 (sekitar Rp 13,8 jutaan), lebih murah dibandingkan laptop dengan chip sebelumnya yang dijual seharga $999 (sekitar Rp 15,4 jutaan). Laptop Asus ini sudah tersedia di Best Buy.

Selain Asus dan Dell, produsen lain seperti Acer, HP, Lenovo dan Samsung juga diperkirakan akan meluncurkan laptop dengan chip Snapdragon X Plus dalam waktu dekat.

Salah satunya adalah Acer Swift Go 14 AI yang akan dijual seharga $999 (sekitar Rp 15,4 jutaan). Sementara itu, Samsung berencana menghadirkan Galaxy Book4 Edge 15 inci pada Oktober mendatang.

Meskipun Snapdragon X Plus memiliki fitur serupa dengan model 10-core dan 12-core, kinerjanya sedikit lebih rendah, terutama dalam hal grafis. Chip ini hanya memiliki setengah kekuatan GPU untuk game dan aplikasi grafis.

Dikutip dari Theverge.com, Kamis (5/9/2024), Qualcomm mengklaim kinerja CPU-nya tetap kompetitif, dengan produktivitas yang setara dengan chip 10-core.

Asus Vivobook S 15, yang awalnya dijual seharga $1.300 (sekitar Rp 20 jutaan) dengan chip 12-core, kini dapat dibeli dengan harga $900 (sekitar Rp 15,4 jutaan) untuk versi delapan inti.

Meskipun penyimpanannya hanya 512GB dibandingkan 1TB pada model sebelumnya, laptop ini tetap menawarkan baterai besar 70 watt-jam dan layar OLED 3K 120Hz.

Selain itu, Asus juga meluncurkan ProArt PZ13, laptop berbasis Qualcomm untuk kreator, seharga $1.099 (sekitar Rp 16,9 jutaan). Laptop ini dilengkapi layar sentuh OLED 3K dan dukungan stylus, serta sudah tersedia di Best Buy.

Qualcomm berharap harga laptop dengan chip mereka akan terus turun, bahkan hingga $700 (sekitar Rp 10,8 jutaan) pada tahun 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.