Akurat

ByteDance PHK 450 Karyawan di Indonesia Setelah Gabungkan TikTok Shop dan Tokopedia

Yusuf Tirtayasa | 17 Juni 2024, 22:36 WIB
ByteDance PHK 450 Karyawan di Indonesia Setelah Gabungkan TikTok Shop dan Tokopedia

AKURAT.CO ByteDance, perusahaan media sosial dari Tiongkok, akan memangkas sekitar 450 pekerja di Indonesia setelah menggabungkan TikTok Shop dengan Tokopedia pada bulan Januari.

Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi mereka untuk mengurangi biaya setelah kesepakatan senilai $1,5 miliar (sekitar Rp 24,7 triliun) tersebut. Pengurangan karyawan, sekitar 9 persen dari tim e-commerce ByteDance di Indonesia, akan dimulai bulan ini.

ByteDance berusaha menyesuaikan operasi mereka dengan persaingan ketat di pasar e-commerce Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara. Setelah menggabungkan dengan Tokopedia, mereka mengambil langkah untuk menghilangkan duplikasi fungsi di berbagai divisi, termasuk periklanan.

Perwakilan ByteDance menolak memberikan komentar tentang pengurangan pekerjaan ini. Kesepakatan dengan Tokopedia memungkinkan ByteDance untuk mematuhi peraturan perdagangan baru di Indonesia, yang bertujuan melindungi bisnis e-commerce lokal.

Dikutip dari Scmp.com, Minggu (16/6/2024), restrukturisasi ini merupakan bagian dari strategi ByteDance untuk mengoptimalkan operasi mereka di tengah perlambatan ekonomi global.

Perusahaan besar Tiongkok lainnya juga telah mengalami perombakan serupa, mengakibatkan ribuan pekerjaan di sektor teknologi dihapus dalam beberapa tahun terakhir.

Ini adalah langkah signifikan bagi ByteDance, yang juga menghadapi tantangan di pasar internasional termasuk Amerika Serikat, dengan sejumlah besar pengurangan staf dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.