Siapa Pemilik Mie Gacoan? Intip Profil Singkat di Balik Viralnya Makanan Ini!

AKURAT.CO Siapa yang enggak kenal Mie Gacoan? Salah satu restoran dengan menu andalan mie pedas yang sangat populer dengan harga terjangkau dan konsep ramah anak muda. Selain menu andalan mie, tempat kuliner ini juga menyediakan menu pendamping seperti pangsit, udang keju, minuman segar, dan masih banyak lagi.
Namun, tidak semua orang mengetahui sosok di balik kesuksesan Mie Gacoan. Diketahui, pemilik sekaligus pendiri Mie Gacoan adalah Kurniawan, yang saat ini juga menjabat sebagai CEO dari PT Pesta Pora Abadi, perusahaan yang menaungi Mie Gacoan sejak berdirinya pada awal tahun 2016 di Malang, Jawa Timur.
Baca Juga: Momen Jokowi Makan Mie Gacoan Level 1 di Mataram: Pedas SekaliAnton Kurniawan memang dikenal sebagai figur yang cukup tertutup dan jarang tampil di depan publik. Dia lebih fokus mengembangkan bisnisnya di balik layar. Informasi mengenai dirinya pun cukup minim, statusnya sebagai CEO dan founder juga hanya ditemui di akun LinkedIn pribadinya.
Dia telah memiliki lebih dari 10.000 karyawan dan 280 gerai per tahun 2025 di seluruh Indonesia terutama di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatra menjadikannya pilihan utama bagi banyak kalangan, sesuai dengan arti namanya. Nama “Gacoan” yang berasal dari bahasa Jawa yang berarti “jagoan” atau “andalan.”
Konsep Mie Gacoan mengusung menu mie pedas dari beragam tingkat level kepedasan yang bisa disesuaikan selera. Dengan harga mulai dari Rp10.000-an, strategi ini menargetkan pasar pelajar dan mahasiswa dengan lokasi gerai yang strategis dan mudah dijangkau, menjadikannya favorit di kalangan anak muda.
Baca Juga: Kemenag Sebut Mie Gacoan Belum Ajukan Sertifikat HalalMie Gacoan juga dikenal sebagai pelopor mie pedas di Indonesia, menjadikannya salah satu brand kuliner paling populer di kalangan anak muda.
Dengan strategi bisnis yang kreatif dan inovatif, Mie Gacoan mampu bertahan, bahkan berkembang pesat di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Tak heran jika kehadirannya kini bukan sekadar tempat makan, tapi juga bagian dari gaya hidup kekinian yang terus digemari.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









