Akurat

Makan Pisang Pakai Sambal, Ini 5 Kebiasaan Makan di Indonesia yang Bikin Culture Shock

Ratu Tiara | 7 Februari 2025, 17:09 WIB
Makan Pisang Pakai Sambal, Ini 5 Kebiasaan Makan di Indonesia yang Bikin Culture  Shock

AKURAT.CO Perbedaan kebiasaan dan budaya kuliner di suatu daerah kerapkali menumbuhkan rasa kaget, atau yang dikenal dengan istilah culture shock. Rasa aneh/kaget budaya ini biasanya disebabkan oleh perbedaan pola makan yang belum pernah dialami sebelumnya, namun menjadi kebiasaan lazim di tempat lain.

 Baca Juga: Wapres Gibran Kenalkan Kuliner Nusantara ke Wapres China

Tidak perlu jauh-jauh membandingkannya dengan kebiasaan makan di luar negeri, di Indonesia terdapat banyak perbedaan budaya kuliner yang sering membuat orang merasa aneh dan kaget.

Berikut adalah beberapa kebiasaan makan di Indonesia yang dianggap menciptakan culture shock bagi sebagian orang:

1. Soto Dicampur Nasi

Di Jakarta, soto biasanya disajikan dengan nasi putih secara terpisah sebagai pelengkap. Namun, kebiasaan ini berbeda di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, di mana nasi langsung dicampur ke dalam mangkuk soto.

Seorang warganet menceritakan pengalamannya di Yogyakarta, di mana dia sempat menunggu nasi putih disajikan terpisah hingga akhirnya sadar bahwa nasi sudah dicampur di dalam soto. Kebiasaan ini awalnya mengejutkan dan aneh bagi mereka yang terbiasa dengan penyajian nasi terpisah.

2. Bakso dengan Lontong

Di Jawa Timur, bakso sering disajikan dengan potongan lontong, bukan nasi seperti yang umum ditemukan di daerah lain. Selain itu, bihun lokal di daerah ini memiliki ciri khas berwarna tosca, yang seringkali membuat pendatang merasa ragu pada awalnya.

3. Pisang Goreng dengan Sambal

Di beberapa daerah di Indonesia, seperti Sumatera bagian selatan, Kalimantan, hingga wilayah Indonesia Timur, pisang goreng biasa disajikan dengan sambal. Misalnya, di Manado, pisang goreng sering disantap dengan sambal roa yang terbuat dari ikan roa asap, menciptakan perpaduan rasa manis dan pedas yang unik. Kebiasaan ini cukup berbeda dengan wilayah Jawa atau Jakarta, di mana pisang goreng lebih sering dinikmati sebagai makanan manis tanpa sambal.

4. Perbedaan Makna Pecel

Istilah pecel juga memiliki makna berbeda di berbagai daerah. Di Jawa Tengah, pecel merujuk pada sayuran rebus yang disajikan dengan bumbu kacang. Sementara di Jawa Timur, istilah pecel sering mengacu pada hidangan ayam atau ikan goreng yang disajikan dengan sambal dan lalapan.

Untuk membedakan, di Jawa Timur, pecel sayur biasanya disebut secara spesifik sebagai "pecel sayur," sedangkan hidangan ayam atau ikan dengan sambal dikenal juga sebagai "penyetan."

Baca Juga: 7 Potret Kebersamaan Puan Maharani dan Cak Imin, Ziarah hingga Sarapan Pecel

5. Sarapan Mie Ayam

Di Jakarta, mie ayam atau bakmi adalah menu yang lazim disantap saat sarapan. Kebiasaan ini berbeda dengan banyak daerah lain di Indonesia, di mana sarapan lebih identik dengan bubur ayam. Bahkan, di beberapa daerah, mie ayam dianggap terlalu berat untuk menu pagi hari. Namun, di Jakarta, banyak penjual mie ayam yang mulai buka sejak pagi, sedangkan penjual bubur ayam justru lebih aktif di malam hari.

Gimana, dari ke lima kebiasaan di atas, ada kebiasaanmu daerahmu?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.