Akurat

Aktivis Pro-Palestina Ini Nyatakan Tak Pernah Sebut Merek dalam Ajakan Boikot Produk AMDK Terafiliasi Israel

Rahman Sugidiyanto | 30 Juni 2024, 19:30 WIB
Aktivis Pro-Palestina Ini Nyatakan Tak Pernah Sebut Merek dalam Ajakan Boikot Produk AMDK Terafiliasi Israel

AKURAT.CO Aktivis Pro-Palestina, Aresdi Mahdi, menyangkal tuduhan bahwa dirinya telah mengeluarkan pernyataan untuk memboikot beberapa merek Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang muncul di sejumlah media online nasional.

Aresdi menegaskan bahwa dia tidak pernah diwawancarai atau dimintai konfirmasi secara resmi oleh media mengenai perusahaan AMDK yang dikatakan terkait dengan investor Israel.

Dalam laporan yang telah tersebar luas itu, disebutkan beberapa merek yang investornya diduga terhubung dengan Israel, yaitu Le Minerale, Ades, Pure Life Nestle, Pristine, dan Crystaline.

Aresdi juga mengaku tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas penyebaran informasi tersebut.

"Sangat mungkin rilis yang beredar dimanfaatkan oleh pihak tertentu dalam rangka persaingan usaha antar merek AMDK," sangkal Ares.

Pria yang sebelumnya pernah berkarier di industri kuliner tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki kemampuan untuk memaksa masyarakat memilih merek tertentu, karena keputusan untuk memboikot adalah pilihan pribadi yang didasarkan pada hati nurani masing-masing individu.

Menurutnya, masyarakat Indonesia kini semakin cerdas dan mampu membedakan informasi yang benar dari yang palsu.

"Masyarakat Indonesia memiliki kemandirian dan kemerdekaan berpikir serta kebebasan untuk menentukan keputusan yang mereka kehendaki dan yakini tanpa harus dipaksa atau diintimidasi oleh siapa pun juga," bebernya.

Ares menekankan bahwa konten yang ia bagikan di media sosial bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijaksana dalam memilih produk yang diduga memiliki afiliasi saham dengan Israel.

"Saya juga mengajak kepada perusahaan dalam negeri yang saham kepemilikannya terdapat investor yang berafiliasi dengan Israel untuk melakukan upaya buyback. Sekaligus mengajak brand lokal untuk mempersiapkan diri guna bisa menjadi subsitusi brand-brand terafiliasi,” pungkasnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.