Ini Manfaat Merawat Ketajaman Pisau Dapur, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

AKURAT.CO Pisau dapur merupakan salah satu komponen penting dalam memasak baik di rumah tangga atau dunia FnB seperti di Restoran, Hotel atau Jasa Catering.
Namun seiring meningkatnya frekuensi penggunaan pisau dapur, tentu membuat senjata utama para ibu-ibu di rumah hingga seorang chef di hotel bintang lima itu mengalami tumpul atau tidak tajam lagi.
Terungkap dalam dunia FnB dewasa ini, umumnya jika pisau dapur tumpul langsung dibuang untuk digantikan dengan yang baru dan dalam waktu biasanya 2 Minggu.
Hal tersebut diungkapkan oleh Hermanto Tan, Direktur Teknikal Jasa Servis Pisau dari Katto Knives.
“Biasanya Cuma 2 minggu, kalau tumpul langsung diganti,” ujarnya saat ditemui dalam gelaran acara National Butchery and Cooking Competition 2023 yang diadakan Meet and Livestock Autsralia di Raffless, Jakarta, Rabu, (30/11).
Baca Juga: Dunia FnB Indonesia Perlu Banyak Chef Sekaligus Butchery Handal
Menyikapi masalah tersebut, Hermanto menyarankan alih-alih dibuang sebaiknya para pelaku industry FnB tersebut mengasah pisau dapur tersebut dengan metode yang tepat.
Hermanto mengklaim Katto Knives yang merupakan bagian dari Mastrada Group dapat mengembalikan pisau dapur yang tumpul menjadi tajam bahkan semakin tajam termasuk pisau roti.
“Kami jamin pisau anda akan semakin tajam,” ujarnya.
Hermanto pun menjelaskan Katto Knives menggunakan metode yang berbeda dengan jasa asah pisau pada umumnya yaitu dengan menggunakan kayu.
Baca Juga: Silsilah Keluarga dan Biodata Chef Arnold
“Kami menggunakan kayu sehingga tidak merusak dan membuat pisau semakin tajam,” imbuhnya.
Hermantp juga menerangkan dengan menggunakan jasa asah pisau seperti Katto Knives dapat menghemat pengeluaran dari segi bahan dan juga ramah lingkungan.
“Ada restoran yang menghemat lemon untuk garnish minuman dari 12 kg jadi cuma 5 kg sehari karena menggunakan pisau yang tajam apabila diakumulasikan sebulan akan terasa penghematannya, selain itu limbah pisau bekas tentu akan berkurang,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





