Akurat

8 Tips Membedakan Madu Murni Dan Oplosan, Awas Salah Beli

| 31 Agustus 2023, 19:50 WIB
8 Tips Membedakan Madu Murni Dan Oplosan, Awas Salah Beli

AKURAT.CO Cara membedakan madu murni dan oplosan perlu diketahui, khususnya bagi orang yang gemar mengonsumsi cairan manis dan penuh manfaat tersebut.

Seperti yang diketahui, tak semua madu yang dijual di pasaran adalah asli atau murni, karena terdapat juga madu oplosan atau madu yang dicampur pemanis atau bahan sintetis. Akan tetapi, cara membedakan madu murni dan oplosan memang tidak mudah, terutama bagi masyarakat awam yang jarang mengonsumsi madu.

Untuk mendapatkan semua manfaat kesehatan dari madu, penting untuk mengetahui kemurnian madu. Tanpa pengetahuan ini, kamu mungkin tertipu dan membeli produk berkualitas buruk.

Agar kamu tidak salah memilih, di bawah ini ada tips membedakan madu murni dan oplosan yang dirangkum dari laman Albeena dan Bee America.

Baca Juga: 8 Jenis Ikan Yang Aman Dimakan Mentah, Jangan Asal Pilih

Tips Membedakan Madu Murni dan Oplosan

1. Menggunakan batang korek api

Kamu dapat menggunakan batang korek api untuk mengetes keaslian madu. Caranya, celupkan batang korek api ke dalam madu lalu nyalakan.

Jika menyala, madu itu murni. Jika tidak menyala, berarti ada zat aditif seperti air yang mencegah batang korek api menyala.

Selain korek api, kamu juga bisa menggunakan sepotong kecil tisu, celupkan ke dalam madu, lalu nyalakan dengan korek api. Jika potongan tisu terbakar, artinya madu tersebut murni.

2. Menggunakan segelas air

Siapkan gelas dan isi dengan sedikit air, lalu tuang satu sendok teh madu ke dalam air. Madu murni akan mengendap di dasar gelas, sedangkan madu palsu akan mulai bercampur dengan air.

Jika diaduk, madu asli butuh waktu lama untuk encer dan larut. Sementara itu, madu palsu langsung akan larut dalam air, membuatnya cepat terlihat bahwa itu tidak murni.

3. Tuang ke kain atau kertas

Madu asli tidak cepat meresap dan tidak akan meninggalkan noda. Sebagai contoh, jika kamu meneteskan madu di atas kertas, tetesan madu akan tetap berada di atas dan tidak akan terserap. Jika madu tidak murni, itu akan membasahi kertas dan bahkan mungkin merendamnya.

Kamu juga bisa menggunakan kain untuk tes ini. Jika dituangkan ke atas kain, madu asli tidak akan meninggalkan noda. Sementara itu, madu palsu cepat terserap dan akan meninggalkan noda jika mengenai kain.

Baca Juga: Wong Kito Ganjar Berikan Ratusan Bibit Alpukat Madu Untuk Warga Desa Di OKU Timur

4. Oles ke atas roti

Madu sering digunakan sebagai topping roti. Nah, ini juga bisa digunakan untuk menguji keaslian madu. Oleskan madu pada sepotong roti. Jika itu madu asli, roti akan menjadi renyah di atasnya dalam beberapa menit.

Sementara itu, madu yang palsu akan membuat roti menjadi lembek. Ini karena madu palsu memiliki kadar air yang berbeda, yang akan membuat roti menjadi basah.

5. Gunakan microwave

Kalau di rumahmu ada microwave, kamu bisa menggunakannya untuk menguji keaslian madu. Caranya, masukkan dua sendok makan madu ke dalam mangkuk yang cocok untuk microwave. Kemudian, atur microwave pada suhu tinggi selama 45 hingga 60 detik.

Saat dipanaskan, madu asli akan cepat menjadi lebih kental atau berkaramel, tidak menghasilkan gelembung. Sebaliknya, madu palsu akan menghasilkan gelembung dan tidak akan pernah menjadi karamel. Perbedaan mencolok ini dengan cepat membantu memisahkan madu palsu dari madu asli.

6. Uji kristalisasi

Madu terbuat dari nektar yang diproses oleh lebah dan disisipi dengan enzim khusus. Salah satu enzim ini, yaitu glukosa oksidase, membantu menghilangkan air dari madu.

Proses ini membuat madu alami cenderung mengkristal dan menjadi lebih kental saat disimpan seiring waktu. Sementara itu, madu oplosan tidak akan mengkristal.

7. Tekstur

Madu yang asli memiliki tekstur yang cukup kental, sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk bergerak. Sementara itu, madu palsu sangat cair, mudah tumpah atau bergerak.

Untuk mengujinya, kamu bisa melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan madu untuk berpindah dari satu sisi toples madu ke sisi yang lain, atau dengan meneteskan sedikit madu di jari dan melihat apakah madu langsung mengalir.

Madu asli juga tidak lengket jika digosok dengan jari, sedangkan madu palsu lengket karena pemanis yang ditambahkan dalam pembuatannya.

8. Uji dengan alkohol

Ambil proporsi yang sama madu dan alkohol dan tuangkan ke dalam gelas. Madu murni pasti akan membentuk gumpalan sementara madu yang tidak murni akan encer. Jika madu tidak murni Anda akan menemukan cairan putih seperti susu setelah percobaan.

Semua metode pengujian madu sederhana ini akan dengan mudah membantu kamu mengetahui apakah madu tersebut murni atau oplosan. Kamu juga dapat melakukan kombinasi dari tips di atas agar benar-benar yakin bahwa madu yang kamu konsumsi itu madu asli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.