5 Fakta Anthoni Salim, Taipan Bos Indomie

AKURAT.CO Kepopuleran dan kesuksesan Indomie menjadi salah satu makanan favorit bagi sebagian besar masyarakat tidak lepas dari kiprah Anthoni Salim. Ia adalah pemilik Indofood, perusahaan yang memproduksi mi instan tersebut. Selain memiliki Indofood, Anthoni Salim juga membawahi sejumlah perusahaan ternama yang tergabung dalam Salim Group. Lantas, seperti apa sosoknya?
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO merangkum sejumlah fakta mengenai Anthoni Salim.
1. Lahir dari keluarga mapan
Liem Hong Sien atau akrab disapa Anthoni Salim lahir pada 25 Oktober 1949. Ia adalah putra bungsu dari pengusaha Sudono Salim. Keluarganya terbilang berkecukupan. Ayahnya adalah pendiri Salim Group yang memayungi sejumlah lini bisnis di Indonesia. Anthoni Salim menyelesaikan pendidikan tinggi tahun 1971 di Ewell County Technical dan meraih gelar Bachelor of Arts.
2. Meneruskan bisnis ayahnya
Usai lulus kuliah, Anthoni Salim pulang ke Indonesia membantu ayahnya mengurusi bisnis yang sudah menggurita. Ia mulai menggantikan ayahnya ketika terjadi krisis moneter 1997-1998. Saat itu, Salim Group memiliki hutang hingga mencapai Rp55 triliun. Anthoni Salim yang menjadi nahkoda perusahaan terpaksa harus melego beberapa perusahaan miliknya, meliputi PT Indocement Tunggal Perkasa, PT BCA, dan PT Indomobil Sukses Internasional. Meskipun dilanda 'badai' di tengah krisis keuangan, keputusan Anthoni untuk tetap mempertahankan PT. Indofood Sukses Makmur dan PT. Bogasari Flour Mills merupakan pilihan yang tepat.
3. Ekspansi bisnis
Setelah mewarisi perusahaan milik ayahnya, Anthoni Salim tak lantas berpangku tangan dan menikmati zona nyaman. Ia terus melebarkan sayap usahanya. Tahun 2005, PT. Indofood melakukan joint venture dengan perusahaan Nestle S.A. yang sama-sama bergerak di bidang makanan.
4. Memimpin sejumlah perusahaan
Salim Group terus berkembang pesat. Saat ini grup perusahaan tersebut menaungi sejumlah perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, yakni makanan, ritel, perbankan, telekomunikasi, dan energi. Beberapa perusahaan yang tergabung dalam Salim Group, antara lain Elshinta Media Group, Indolife, Indomaret, Indogrosir, Supermal Karawaci, Indofood, ACA (Asuransi Central Asia), dan masih banyak lagi. Kesuksesan grup bisnis tersebut tentu melalui serangkaian perjalanan panjang yang telah ditempuh Anthoni Salim.
Tak hanya itu, Forbes menyebut bahwa keluarga Salim memiliki saham perusahaan investasi First Pacific yang terdaftar di Hong Kong, yang memiliki kepentingan di Indofood dan perusahaan telekomunikasi PLDT Filipina.
5. Orang terkaya ke-5 di Indonesia
Bisnisnya yang beranak pinak membuat Anthoni Salim dan keluarganya menjadi miliarder di Tanah Air. Ia menduduki posisi ke-5 dalam daftar orang terkaya di Indonesia tahun 2022 versi Majalah Forbes. Kekayaannya diperkirakan mencapai USD 7,5 miliar atau sekitar Rp112,3 triliun.
Saat ini Anthoni Salim dibantu oleh anaknya, Axton Salim untuk mengelola berbagai bisnis yang dimilikinya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





