Akurat Logo

Rubio Perintahkan Delegasi Iran Meninggalkan New York, Iran Membantah

Fitra Iskandar | 1 Oktober 2026, 13:50 WIB
Rubio Perintahkan Delegasi Iran Meninggalkan New York, Iran Membantah
Marco Rubio

AKURAT.CO Iran membantah laporan bahwa delegasi negaranya untuk Sidang Umum PBB di New York diusir dari Amerika Serikat (AS) setelah negosiasi dengan Washington mengalami kebuntuan.

Misi Iran untuk PBB mengatakan kepulangan delegasi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan sebelumnya dan sudah disampaikan kepada Departemen Luar Negeri AS beberapa pekan sebelum keberangkatan.

Pernyataan tersebut muncul setelah laporan Axios menyebut Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memerintahkan delegasi Iran meninggalkan New York pada Senin malam.

Mengutip seorang pejabat AS, Axios melaporkan misi AS untuk PBB memberitahu delegasi Iran bahwa mereka harus segera meninggalkan New York. Pejabat tersebut menyebut delegasi Iran telah "melewati batas waktu keberadaannya" karena Sidang Umum PBB telah berakhir.

Namun, Misi Iran untuk PBB membantah klaim tersebut.

"Delegasi Iran meninggalkan New York pada Senin malam sesuai jadwal yang juga telah disampaikan kepada Departemen Luar Negeri AS sebelumnya pada 17 September," kata Misi Iran untuk PBB dalam sebuah pernyataan.

Misi Iran juga menuding Departemen Luar Negeri AS menyebarkan informasi yang tidak berdasar setelah negosiasi antara kedua negara tidak menghasilkan kesepakatan.

AS Sebut Rubio Perintahkan Delegasi Iran Pergi

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Anadolu bahwa Marco Rubio memerintahkan para diplomat Iran meninggalkan New York setelah pembicaraan antara Washington dan Teheran tidak menunjukkan perkembangan.

Menurut laporan Axios, delegasi Iran kemudian menaiki penerbangan dari New York menuju Doha pada pukul 01.20 waktu setempat, Selasa atau sekitar pukul 05.20 GMT.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.