Texas Sahkan Revisi Kurikulum Sejarah Islam, Perang dan Perbudakan Disorot

AKURAT.CO Dewan Pendidikan Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, menyetujui revisi kurikulum ilmu sosial tingkat sekolah menengah atas yang memuat sejumlah materi mengenai sejarah Islam. Pengesahan tersebut berlangsung setelah melalui perdebatan dan mendapat keberatan dari sejumlah warga Muslim.
Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah materi mengenai serangan 11 September 2001 atau 9/11. Dalam kurikulum tersebut, siswa diarahkan untuk mempelajari “Islam radikal” sebagai salah satu motif di balik serangan teror tersebut.
Sejumlah perwakilan komunitas Muslim yang hadir dalam pembahasan meminta Dewan Pendidikan Texas menggunakan istilah yang lebih spesifik dengan menyebut al-Qaida, Osama bin Laden, dan pihak yang terlibat dalam serangan 9/11.
Baca Juga: Bisakah Hukum Cambuk Diterapkan di Jakarta?
Mereka menilai penggunaan istilah “Islam radikal” tanpa penjelasan yang lebih spesifik berpotensi menimbulkan kesan bahwa agama Islam secara keseluruhan memiliki keterkaitan dengan aksi terorisme.
Melansir Anadolu, Rabu (16/9/2026), perdebatan mengenai materi tersebut menjadi bagian dari pembahasan panjang sebelum revisi kurikulum akhirnya disahkan.
Selain materi mengenai 9/11, bagian lain dari kurikulum yang mendapat sorotan berkaitan dengan sejarah awal Islam dan kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Dalam materi tersebut, siswa diarahkan mempelajari sejumlah aspek sejarah yang mencakup konflik atau kampanye militer pada masa awal Islam, hubungan dengan komunitas Yahudi dan Kristen, praktik perbudakan, serta penawanan perempuan.
Sejumlah warga Muslim Texas menyampaikan keberatan terhadap cara materi tersebut disusun. Mereka menilai penyajian yang terlalu menitikberatkan pada perang, perbudakan, dan penawanan dapat membentuk gambaran negatif mengenai Islam apabila tidak disertai konteks sejarah yang memadai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 4Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 5ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 6Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 7Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 8Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 9KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Ruangan Dirjen Jadi Salah Satu Target
- 10Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke Pembelian Rumah, Mobil hingga Ruko






