Akurat Logo

Ratusan Demonstran Pro-Palestina Gelar Aksi di Depan Gedung Putih, Tolak Kedatangan Netanyahu

Lufaefi | 29 Juli 2026, 08:10 WIB
Ratusan Demonstran Pro-Palestina Gelar Aksi di Depan Gedung Putih, Tolak Kedatangan Netanyahu
Gedung Putih Amerika Serikat (Instagram @skillasong)

AKURAT.CO Ratusan demonstran pro-Palestina menggelar aksi di depan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, untuk menolak kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengecam dukungan Amerika Serikat terhadap Israel.

Para demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membawa sejumlah poster yang menyerukan penghentian bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel. Aksi tersebut berlangsung menjelang pertemuan Netanyahu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Sejumlah spanduk yang dibawa massa antara lain bertuliskan "Hentikan mesin perang AS/Israel", "Bongkar kendali Israel atas Washington", serta "Hak asasi manusia Palestina juga penting".

Baca Juga: Wanita Palestina Kehilangan Janin Setelah Ambulans Ditahan Tentara Israel

Dikutip dari Anadolu, Rabu (29/7/2026) aksi tersebut menjadi bentuk penolakan masyarakat sipil Amerika Serikat terhadap kebijakan pemerintah Washington terkait konflik Israel-Palestina, khususnya dukungan militer kepada Israel.

Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump pada Selasa untuk membahas sejumlah isu strategis, termasuk hubungan bilateral dan kerja sama keamanan kedua negara. Pertemuan tersebut menjadi pertemuan kedelapan antara Netanyahu dan Trump sejak Trump menjalani masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS.

Setelah pertemuan dengan Trump, Netanyahu dijadwalkan menghadiri acara untuk mengenang mendiang Senator Partai Republik Lindsey Graham, yang dikenal sebagai salah satu pendukung kuat Israel di Amerika Serikat.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Dukungan terhadap Kemerdekaan Palestina Tidak Bisa Ditawar

Kunjungan Netanyahu berlangsung di tengah kritik internasional terhadap operasi militer Israel di Jalur Gaza. Konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menyebabkan puluhan ribu warga Palestina tewas dan memicu kecaman dari berbagai pihak terhadap kebijakan Israel serta dukungan Amerika Serikat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi