Kemenlu Iran: Kami Tak Akan Biarkan AS Menentukan Perdamaian atau Perang!
AKURAT.CO Iran menegaskan tidak akan membiarkan Amerika Serikat menentukan kapan perang dan perdamaian harus berlangsung. Pernyataan keras itu disampaikan di tengah jeda serangan AS dan Iran yang memunculkan harapan baru akan meredanya konflik kedua negara.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan Teheran tidak akan menerima keputusan sepihak Washington terkait masa depan konflik.
"Kami tidak akan membiarkan Amerika Serikat menentukan waktu perdamaian dan perang," kata Baqaei dalam konferensi pers mingguan, Senin.
Baqaei juga menuding AS telah terjebak dalam situasi sulit yang diciptakannya sendiri setelah konflik berlangsung selama berbulan-bulan.
"Amerika Serikat terjebak dalam rawa yang dibuatnya sendiri setelah lima bulan," ujarnya.
Serangan AS dan Iran Berhenti Sementara
Pernyataan Iran tersebut muncul setelah terjadi jeda serangan selama dua malam berturut-turut.
Juru bicara militer Iran, Amir Mohammad Akraminia, mengatakan pada Minggu bahwa AS telah menghentikan serangannya selama dua malam terakhir. Pada saat yang sama, operasi balasan Iran juga dilaporkan berhenti.
Laporan Axios menyebut Presiden AS Donald Trump telah menginstruksikan militer AS untuk tidak melancarkan serangan baru. Keputusan tersebut mengakhiri rangkaian serangan harian yang berlangsung hampir dua pekan.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah penghentian serangan tersebut merupakan langkah menuju gencatan senjata yang lebih permanen atau hanya jeda sementara.
Sumber: Yenisafak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








