Pejabat Amerika Serikat: Permusuhan dengan Iran telah Berakhir!

AKURAT.CO Pemerintahan Presiden Donald Trump menyatakan bahwa konflik militer dengan Iran yang dimulai pada 28 Februari telah berakhir. Klaim ini disampaikan seorang pejabat senior Amerika Serikat kepada NBC News.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena muncul menjelang tenggat 60 hari pada 1 Mei dalam War Powers Resolution. Aturan ini mewajibkan presiden menghentikan operasi militer jika tidak mendapat persetujuan resmi dari Kongres.
“Untuk tujuan Resolusi Kekuatan Perang, permusuhan yang dimulai pada 28 Februari (terhadap Iran) telah berakhir,” ujar pejabat senior AS tersebut.
Gencatan Senjata Diperpanjang
Jurnalis NBC, Monica Alba, melalui platform X menyebut bahwa kedua pihak telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan sejak 7 April.
“Kedua pihak menyetujui gencatan senjata selama 2 minggu pada Selasa, 7 April yang kemudian diperpanjang,” tulis Alba, mengutip sumber dari pemerintahan AS.
Ia juga menambahkan bahwa situasi di lapangan relatif mereda sejak kesepakatan tersebut berlaku.
“Tidak ada baku tembak antara Angkatan Bersenjata AS dan Iran sejak Selasa, 7 April,” lanjutnya.
Upaya Damai dan Mediasi Pakistan
Konflik bermula saat Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu memicu balasan dari Teheran yang menargetkan sekutu AS di kawasan Teluk, serta menyebabkan penutupan jalur vital perdagangan global, Selat Hormuz.
Gencatan senjata pertama kali diumumkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Selanjutnya, pembicaraan dilakukan di Islamabad pada 11–12 April, namun belum menghasilkan kesepakatan permanen.
Meski demikian, Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa menetapkan batas waktu baru, atas permintaan Pakistan.
Status Konflik Masih Dipantau
Meski Washington menyatakan permusuhan telah berakhir, situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih dinilai belum sepenuhnya stabil. Komunitas internasional terus memantau perkembangan, mengingat potensi eskalasi yang bisa kembali terjadi sewaktu-waktu.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








