Blokade Hormuz, Bukti Trump Sosok Paling Berkuasa namun Ceroboh dalam Sejarah Dunia

AKURAT.CO Upaya terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang dengan Iran menuai kritik tajam dari kolumnis David Rothkopf.
Dalam kolom yang diterbitkan The Daily Beast pada Minggu, Rothkopf menyoroti keputusan Trump memberlakukan blokade di Selat Hormuz sebagai langkah yang dinilai tidak memiliki perhitungan strategis matang.
Iran sebelumnya menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan udara terkoordinasi oleh Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah wilayah di Iran pada akhir Februari. Penutupan jalur pelayaran vital tersebut memicu lonjakan harga energi global.
Rothkopf melontarkan kritik keras terhadap Trump dalam tulisannya. “Dia tanpa diragukan adalah orang paling berkuasa sekaligus paling bodoh dalam sejarah dunia,” tulisnya.
Baca Juga: Iran Kehilangan Jejak Ranjau di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Masih Terbatas
Ia juga menyoroti besarnya dampak dari posisi Trump sebagai presiden AS. “Baik kebodohannya maupun kekuasaannya tidak tertandingi. Sebagai presiden dan panglima tertinggi negara paling dominan di dunia, tidak ada sosok dengan kapasitas seperti itu yang pernah memiliki potensi menyebabkan kerusakan sebesar ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rothkopf menilai kebijakan perang terhadap Iran mencerminkan kelemahan serius dalam pengambilan keputusan. “Perang dengan Iran yang terus memburuk setiap hari ini memperlihatkan dengan sangat jelas berbagai kekurangan dalam cara berpikir Trump—dan dampaknya kemungkinan akan menyentuh lebih banyak orang dengan konsekuensi yang lebih buruk ke depan,” tulisnya.
Sumber: Rawstory
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







