Chatbot AI Grok Tegaskan Video Terbaru Netanyahu di Kedai Kopi 100% Deepfake

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali muncul ke publik lewat sebuah video yang diunggah di akun X miliknya untuk membantah rumor kematiannya di tengah konflik dengan Iran.
Dalam video tersebut, Netanyahu tampak berada di sebuah kafe sambil memesan dan menyeruput kopi. Ia juga melontarkan candaan terkait isu yang menyebut dirinya tewas.
“Saya mati? Demi kopi,” ujarnya dalam bahasa Ibrani, menggunakan frasa yang bermakna mencintai sesuatu sepenuh hati, Minggu (15/3/2206).
Ia bahkan mengangkat tangannya ke arah kamera dan menantang publik untuk menghitung jumlah jarinya. Langkah itu diduga untuk merespons rumor sebelumnya yang menyebut video pidatonya memperlihatkan enam jari—kesalahan visual yang kerap dikaitkan dengan teknologi AI.
Baca Juga: Diisukan Tewas, Iran Janji Buru Netanyahu Jika Masih Hidup
Namun kemunculan video tersebut justru memicu polemik baru. Chatbot AI Grok milik xAI yang terintegrasi di platform X menyebut video itu sebagai hasil rekayasa digital.
Saat ditanya pengguna mengenai keaslian video Netanyahu di kafe, Grok menjawab bahwa rekaman tersebut dihasilkan oleh AI. Bahkan dalam tanggapan lanjutan, Grok menyebut video tersebut 100% deepfake.
Grok menyatakan tidak ada laporan atau kejadian nyata yang menunjukkan Netanyahu berbicara santai soal operasi Iran/Lebanon di kafe umum seperti dalam video tersebut. Ia juga mengklaim unggahan asli menandainya sebagai teknologi AI yang belum dirilis.
Pernyataan Grok ini semakin memicu perdebatan publik, mengingat video tersebut diunggah melalui akun resmi Netanyahu.
Deepfake adalah teknologi kecerdasan buatan yang memungkinkan manipulasi video, audio, atau gambar sehingga tampak sangat realistis. Teknik ini memanfaatkan deep learning untuk meniru wajah, suara, dan gerakan seseorang.
Teknologi tersebut dapat digunakan untuk hiburan atau produksi kreatif, namun juga berpotensi disalahgunakan untuk penyebaran hoaks dan disinformasi.
Di tengah spekulasi yang meluas, kantor Perdana Menteri Israel membantah tegas kabar kematian Netanyahu. Dalam keterangan kepada Anadolu Agency, pihaknya menyebut isu tersebut sebagai berita bohong dan memastikan Netanyahu dalam kondisi baik.
Baca Juga: 5 Kejanggalan Video Terbaru Netanyahu, PM Israel Sudah Pasti Tewas?
Komentator politik Amerika Serikat Candace Owens turut mempertanyakan situasi tersebut di media sosial dengan menyinggung keberadaan Netanyahu dan video yang sempat dihapus.
Hingga kini, belum ada bukti resmi yang menunjukkan bahwa video tersebut merupakan deepfake maupun sebaliknya. Perdebatan masih berlangsung di ruang digital, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








