AKURAT.CO Badan Intelijen dan Keamanan Nasional Somalia (NISA) mengumumkan telah menewaskan seorang pemimpin senior kelompok militan Al-Shabaab dalam operasi keamanan yang digelar di wilayah selatan negara itu.
Dalam pernyataan resmi pada Selasa, NISA menyebut tokoh yang tewas adalah Mohamed Sahal Idle, yang dikenal dengan nama alias Abu Usaama. Ia dilumpuhkan dalam operasi gabungan bersama mitra internasional di dekat Kota Sakow, wilayah Middle Juba, yang selama ini menjadi basis kekuatan Al-Shabaab.
NISA menyatakan Abu Usaama dikenal luas atas berbagai aksi kejahatan terhadap warga Somalia dan disebut sebagai orang dekat pemimpin utama Al-Shabaab, Ahmed Diriye. Ia juga dilaporkan sedang dipersiapkan untuk menggantikan kepala keuangan kelompok tersebut sebelumnya, Abdullahi Wadaad, yang tewas dalam operasi NISA di Kuunyo Barrow, Lower Shabelle, pada Januari lalu.
Menurut NISA, Abu Usaama berperan dalam praktik pemerasan dan perampasan harta milik warga sipil untuk mendanai aktivitas kelompok bersenjata tersebut.
Di sisi lain, Al-Shabaab juga mengonfirmasi kematian Mohamed Abu Usaama. Dalam pernyataannya, kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda itu menyebut Abu Usaama, yang memimpin komite respons kekeringan internal mereka, tewas akibat serangan udara di pinggiran Kota Sakow.
Kelompok Al-Shabaab telah melancarkan pemberontakan bersenjata terhadap pemerintah Somalia selama lebih dari 16 tahun, dengan sasaran serangan meliputi aparat keamanan, pejabat negara, dan warga sipil.
Sejak Juli tahun lalu, militer Somalia meningkatkan operasi penindakan terhadap Al-Shabaab dengan dukungan African Union Support and Stabilization Mission in Somalia (AUSSOM) serta sejumlah mitra internasional. Mandat misi Uni Afrika tersebut diperpanjang Dewan Keamanan PBB pada Desember lalu melalui resolusi yang didukung Inggris, berlaku hingga 31 Desember tahun ini.