Akurat

Militer Meksiko Temukan Persembunyian El Mencho karena Jejak Aktivitas Asmaranya

Fitra Iskandar | 24 Februari 2026, 14:04 WIB
Militer Meksiko Temukan Persembunyian El Mencho karena Jejak Aktivitas Asmaranya

AKURAT.CO Gembong narkoba Meksiko, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho, tewas setelah operasi militer. Persembunyiannya terendus, karena 'jejak' pacar yang mengunjungi El Mencho.

Menteri Pertahanan Meksiko Jenderal Ricardo Trevilla Trejo mengatakan, aparat memperoleh informasi penting dari orang kepercayaan salah satu kekasih El Mencho. Informasi tersebut mengarah pada lokasi persembunyiannya di Tapalpa, negara bagian Jalisco, sehingga militer dapat segera merencanakan penggerebekan.

El Mencho merupakan pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu kartel terbesar yang menyelundupkan fentanyl, metamfetamin, dan kokain ke Amerika Serikat. Pemerintah AS sebelumnya menawarkan hadiah hingga USD15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya. Pada Februari 2025, pemerintahan Presiden Donald Trump menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris asing.

Tewas di Helikopter

Dalam operasi pada Minggu waktu setempat, baku tembak terjadi antara aparat dan anggota kartel. Pertempuran kemudian bergeser ke kompleks kabin di kawasan hutan, tempat El Mencho dan dua pengawalnya terluka.

Ketiganya diterbangkan dengan helikopter ke Mexico City, namun meninggal dalam perjalanan. Aparat menemukan sejumlah peluncur roket di lokasi, tetapi senjata tersebut tidak sempat digunakan.

Sebanyak delapan anggota kartel tewas dalam penggerebekan. Militer juga menyita granat, amunisi, dan kendaraan lapis baja.

Gelombang Kekerasan Meluas

Operasi tersebut memicu aksi balasan di berbagai wilayah. Anggota kartel memblokade jalan, membakar kendaraan, dan menyerang aparat.

Sedikitnya 73 orang dilaporkan tewas dalam operasi penangkapan dan kerusuhan susulan. Korban mencakup aparat keamanan, anggota kartel, dan warga sipil, meski rincian sebagian besar kematian belum dijelaskan.

Menteri Keamanan Meksiko Omar Garcia Harfuch mengatakan 25 anggota Garda Nasional tewas dalam enam serangan terpisah. Seorang agen kejaksaan negara bagian, seorang petugas keamanan, dan seorang perempuan juga menjadi korban.

Ia menyebut kematian El Mencho memicu 27 serangan terhadap aparat di Jalisco. Sebanyak 30 anggota kartel tewas di Jalisco dan satu warga sipil meninggal. Empat anggota kartel lainnya tewas di negara bagian Michoacan. Sedikitnya 70 orang telah ditangkap di tujuh negara bagian.

“Kami memantau secara ketat kemungkinan reaksi atau restrukturisasi di dalam kartel yang dapat memicu kekerasan,” ujarnya.

Pemerintah Klaim Situasi Terkendali

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan situasi kini terkendali. Lebih dari 250 blokade jalan di 20 negara bagian telah dibersihkan.

“Yang terpenting sekarang adalah menjamin perdamaian dan keamanan bagi seluruh rakyat Meksiko,” kata Sheinbaum.

Gedung Putih mengonfirmasi Amerika Serikat memberikan dukungan intelijen dalam operasi tersebut dan memuji militer Meksiko atas keberhasilannya melumpuhkan salah satu buronan paling dicari di kawasan Amerika Utara.

Sementara itu, pemerintah Inggris mengimbau warganya di Meksiko untuk tetap berada di dalam ruangan dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak di wilayah terdampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.