Tabrakan Truk dan Minibus Sekolah di Afrika Selatan Tewaskan 13 Pelajar

AKURAT.CO Sedikitnya 13 anak sekolah tewas setelah sebuah truk bertabrakan dengan minibus sekolah di Provinsi Gauteng, Afrika Selatan, Senin (19/1) pagi.
Otoritas setempat menyatakan, 11 anak meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Insiden terjadi sekitar pukul 07.00 waktu setempat di wilayah barat daya Johannesburg. Minibus tersebut diketahui mengangkut pelajar menuju sejumlah sekolah dasar dan menengah.
Berdasarkan keterangan saksi mata, minibus berusaha menyalip kendaraan lain yang sedang berhenti sebelum akhirnya bertabrakan secara frontal dengan truk.
Polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung dan pengemudi truk akan dimintai keterangan. Pengemudi minibus turut mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Layanan Darurat Gauteng mengevakuasi lima korban ke Rumah Sakit Sebokeng dan dua lainnya ke Rumah Sakit Kopanong untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. Ia menegaskan pemerintah nasional dan provinsi akan memberikan dukungan psikososial kepada keluarga korban dan pihak sekolah.
“Anak-anak adalah aset paling berharga bangsa ini. Kita harus melakukan segala upaya—mulai dari kepatuhan terhadap aturan lalu lintas hingga memastikan kualitas penyedia jasa transportasi sekolah—untuk melindungi para pelajar,” ujar Ramaphosa.
Menteri Pendidikan Dasar Siviwe Gwarube mengatakan banyak kecelakaan transportasi sekolah disebabkan oleh kesalahan pengemudi. Ia mendesak Departemen Transportasi memastikan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut pelajar dalam kondisi laik jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







