Akurat

Thailand Sebut Kamboja Langgar Gencatan Senjata, Prajuritnya Terluka Akibat Mortir

Kumoro Damarjati | 6 Januari 2026, 11:38 WIB
Thailand Sebut Kamboja Langgar Gencatan Senjata, Prajuritnya Terluka Akibat Mortir

AKURAT.CO Militer Thailand menyatakan Kamboja melanggar perjanjian gencatan senjata dengan menembakkan mortir ke wilayah Thailand pada Selasa pagi. Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit Thailand terluka.

Komando Angkatan Darat Wilayah II Thailand melaporkan, serangan mortir terjadi sekitar pukul 07.25 waktu setempat di Distrik Nam Yuen, Provinsi Ubon Ratchathani. Proyektil mortir ditembakkan dari wilayah Kamboja dan jatuh di sekitar Bukit 469, kawasan Chong Bok.

Seorang prajurit Thailand mengalami luka akibat serpihan mortir dan segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Korban diketahui bernama Sersan Mayor Kelas Satu Prachya Pilachai, Komandan Peleton Senapan 1 dari Kompi Infanteri 6021. Ia mengalami luka di lengan kanan dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Pihak militer Thailand menyatakan insiden tersebut telah dilaporkan ke komando atas dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Thailand dan Kamboja sebelumnya menandatangani kesepakatan gencatan senjata di Chanthaburi pada 27 Desember. Kesepakatan tersebut mulai berlaku pada hari yang sama pukul 12.00 waktu setempat.

Hingga saat ini, belum ada keterangan tambahan terkait insiden tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.