Akurat

10 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan Massal di Pantai Bondi Australia

Mukodah | 14 Desember 2025, 19:48 WIB
10 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan Massal di Pantai Bondi Australia

AKURAT.CO Sedikitnya 10 orang meninggal dunia dalam insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, Minggu (14/12/2025) waktu setempat.

Mengutip data kepolisian, Australian Broadcasting Corporation (ABC) melaporkan insiden itu turut membuat 12 orang mengalami luka-luka.

Polisi memastikan bahwa 10 korban tewas dalam peristiwa di kawasan wisata populer itu. Mereka terdiri atas sembilan korban dan satu pelaku penembakan.

Belasan korban luka termasuk sejumlah polisi yang pertama kali merespons kejadian tersebut.

Kepolisian Negara Bagian New South Wales (NSW) menyatakan dua orang telah diamankan di Pantai Bondi, namun operasi keamanan masih berlangsung.

Baca Juga: Australia Larang Kemasan Bentuk Ikan untuk Kecap Sushi, Pukulan Berat bagi Industri di Jepang

Warga diminta menjauhi lokasi seiring diberlakukannya zona steril di sekitar lokasi kejadian.

Pihak berwenang juga menyampaikan masih terdapat ancaman bom di lokasi. Petugas sedang berupaya menonaktifkan sebuah alat peledak rakitan atau improvised explosive device (IED) yang telah diidentifikasi di sekitar kawasan pantai.

Penembakan dilaporkan terjadi di bagian utara Pantai Bondi atau area Bondi Park Playground. Insiden itu berlangsung pada hari pertama Hanukkah, perayaan Yahudi selama delapan hari. Saat acara Chanukah by the Sea dijadwalkan digelar di lokasi tersebut.

Layanan Ambulans New South Wales mengevakuasi sedikitnya 16 pasien ke sejumlah rumah sakit. Lebih dari 25 sumber daya darurat dikerahkan, termasuk tim medis, ambulans, helikopter dan unit operasi khusus.

Diberitakan Antara, Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyatakan kejadian di Bondi itu merupakan peristiwa yang sangat memprihatinkan. Dia pun menyampaikan duka cita kepada para korban dan keluarga.

Baca Juga: Larangan Media Sosial Dimulai, PM Australia Imbau Remaja: Jauhi HP, Mulai Baca Buku!

PM Albanese menyebut pemerintah federal terus berkoordinasi dengan Kepolisian NSW dan akan menyampaikan pembaruan lebih lanjut seiring dikonfirmasinya informasi tambahan atas insiden itu.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK