Akurat

Pria Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat

Fitra Iskandar | 5 Desember 2025, 22:29 WIB
Pria Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat

AKURAT.CO Seorang pria Palestina tewas setelah ditembak oleh tentara Israel saat terjadi bentrokan di selatan Nablus, Tepi Barat yang diduduki, pada Jumat (5/12). Informasi tersebut disampaikan otoritas kesehatan Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataannya menyebut korban bernama Bahaa Abdel Rahman Rashid, 38 tahun. Ia meninggal setelah peluru tentara Israel mengenai bagian kepalanya saat bentrokan pecah di Desa Odala.

Palang Merah Palestina mengatakan tim medis menemukan korban dalam kondisi luka kritis dengan tembakan di kepala. Petugas sempat memberikan resusitasi jantung paru (CPR) di lokasi, namun korban dinyatakan meninggal tidak lama kemudian.

Menurut saksi mata yang dikutip Anadolu, bentrokan terjadi setelah salat Jumat. Pasukan Israel disebut menembakkan peluru tajam dan gas air mata ke arah warga Palestina. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari militer Israel terkait insiden tersebut.

Operasi Militer Israel Meluas di Wilayah Utara Tepi Barat

Wilayah utara Tepi Barat dilaporkan mengalami peningkatan operasi militer Israel dalam sepekan terakhir. Serangan menyasar sejumlah distrik, termasuk Tubas, Aqaba, Tammun, Al-Far’a, dan Tayasir.

Pengamat Palestina menilai operasi tersebut bertujuan memperkuat kontrol Israel di wilayah utara Tepi Barat. Mereka juga menuding pemukim ilegal Yahudi berperan dalam memperluas pemukiman serta memperketat akses warga Palestina.

Jumlah Korban Terus Bertambah

Sejak Oktober 2023, sedikitnya 1.088 warga Palestina tewas dan 10.700 lainnya terluka akibat serangan tentara Israel dan aksi pemukim ilegal di wilayah pendudukan. Selain itu, lebih dari 20.500 warga Palestina telah ditangkap.

Pada Juli tahun lalu, Mahkamah Internasional (ICJ) dalam putusan bersejarah menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal dan menyerukan evakuasi seluruh pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.