Akurat

Trump Peringatkan Israel agar Tidak Ganggu Stabilitas Pemerintahan Baru Suriah

Kumoro Damarjati | 2 Desember 2025, 08:02 WIB
Trump Peringatkan Israel agar Tidak Ganggu Stabilitas Pemerintahan Baru Suriah

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin memperingatkan Israel agar tidak mengambil langkah yang dapat mengganggu stabilitas Suriah dan kepemimpinan barunya. Peringatan ini muncul hanya beberapa hari setelah operasi militer Israel di wilayah selatan Suriah yang menewaskan 13 orang.

Melalui platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa penting bagi Israel untuk menjaga komunikasi yang konstruktif dengan Suriah.

“Sangat penting bagi Israel untuk mempertahankan dialog yang kuat dan jujur dengan Suriah, serta memastikan tidak ada tindakan yang menghambat transformasi Suriah menjadi negara yang stabil dan makmur,” tulis Trump.

Trump juga menyatakan dirinya “sangat puas” dengan kemajuan Suriah di bawah Presiden Ahmad Al-Sharaa, yang melakukan kunjungan bersejarah ke Gedung Putih pada November lalu.

Sejak koalisi yang dipimpin Al-Sharaa menggulingkan Bashar Assad setahun lalu, Trump aktif mendorong terciptanya pakta keamanan antara Israel dan Suriah. Namun, hubungan kedua negara masih tegang menyusul serangkaian serangan Israel di wilayah Suriah dalam beberapa bulan terakhir. Serangan terbaru pada Jumat lalu menjadi yang paling mematikan, ketika pasukan Israel menewaskan sedikitnya 13 orang dengan alasan menargetkan kelompok ekstremis.

Trump mengatakan bahwa Al-Sharaa sedang berupaya memastikan stabilitas regional dan membuka peluang hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan Israel.

“Ia bekerja keras untuk mewujudkan hal baik bagi kedua negara,” tambahnya.

Trump menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan terus mendukung upaya pemulihan Suriah pascakonflik. Ia menyebut keberhasilan hubungan Suriah-Israel dapat mendukung agenda perdamaian yang lebih luas di Timur Tengah, termasuk setelah gencatan senjata rapuh di Gaza pada Oktober lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.