Akurat

Bus Terjun ke Jurang di Bolivia, 16 Orang Tewas dan Puluhan Luka-Luka

Kumoro Damarjati | 28 Oktober 2025, 22:26 WIB
Bus Terjun ke Jurang di Bolivia, 16 Orang Tewas dan Puluhan Luka-Luka

AKURAT.CO Sedikitnya 16 orang tewas dan 32 lainnya terluka dalam kecelakaan tragis di wilayah pegunungan Bolivia tengah pada Senin (27/10/2025). Sebuah bus penumpang yang dikemudikan pria berusia 23 tahun dilaporkan kehilangan kendali sebelum jatuh ke jurang sedalam 300 meter di daerah Morochata, sekitar dua setengah jam perjalanan dari Kota Cochabamba.

Wakil Direktur Departemen Transportasi Cochabamba, Fernando Aragon, mengatakan bahwa proses evakuasi berlangsung sulit karena lokasi kejadian berada di kawasan terpencil dan curam. Ia menyebut kecelakaan ini sebagai salah satu insiden paling kompleks yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian Bolivia melalui Kolonel Omar Zegada menyebut penyelidikan awal menunjukkan pengemudi bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan membawa penumpang melebihi kapasitas. Polisi juga menemukan bahwa kendaraan tersebut awalnya merupakan truk barang yang kemudian dimodifikasi menjadi bus penumpang.

Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi bus yang hancur total. Petugas penyelamat dibantu warga sekitar terlihat berupaya mengevakuasi korban yang terjepit di dalam bangkai kendaraan. “Bus itu benar-benar hancur. Banyak penumpang terjebak di dalam,” ujar salah satu warga setempat.

Pengemudi bus kini telah ditahan dengan tuduhan pembunuhan karena kelalaian dan mengemudi secara ugal-ugalan. Meski demikian, pihak berwenang tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain seperti kerusakan mekanis yang turut memicu kecelakaan tersebut.

Kantor Kejaksaan Agung Bolivia menyatakan akan merilis laporan investigasi lengkap dalam beberapa waktu mendatang, termasuk kondisi kendaraan dan faktor jalan di lokasi kejadian.

Menurut data pemerintah, sekitar 1.400 orang meninggal dunia setiap tahun di jalan raya Bolivia. Sebagian besar insiden disebabkan oleh kelalaian pengemudi dan kendaraan tidak laik jalan. Sebelumnya, kecelakaan paling fatal pada tahun 2025 terjadi pada Maret lalu, ketika dua bus bertabrakan di wilayah selatan dan menewaskan 37 orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.