Akurat

Sembilan Warganya Masih Ditahan Israel, Malaysia Tuntut Pembebasan Tanpa Syarat Relawan Sumud Flotilla

Kumoro Damarjati | 8 Oktober 2025, 17:41 WIB
Sembilan Warganya Masih Ditahan Israel, Malaysia Tuntut Pembebasan Tanpa Syarat Relawan Sumud Flotilla


AKURAT.CO Pemerintah Malaysia menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap semua relawan yang tergabung dalam misi Freedom Flotilla Coalition (FFC) dan Thousand Madleens To Gaza (TMTG). Mereka ditahan oleh pasukan Israel saat membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

Dalam pernyataan resmi pada Rabu (8/10), Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) mengecam keras tindakan intersepsi dan serangan yang dilakukan oleh rezim Zionis Israel terhadap kapal kemanusiaan dan para relawan yang terlibat dalam kedua misi tersebut.

Wisma Putra mengonfirmasi bahwa sembilan warga negara Malaysia termasuk di antara relawan yang berada di dalam armada kemanusiaan tersebut.

“Keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga negara Malaysia tetap menjadi prioritas utama pemerintah,” tegas pernyataan itu.

Kementerian menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk hukum maritim, hukum humaniter, dan hukum hak asasi manusia.

“Agresi di perairan internasional terhadap misi kemanusiaan yang damai tidak dapat diterima. Malaysia menuntut Israel menghormati hak-hak para relawan dan menjamin keselamatan serta martabat mereka,” lanjut pernyataan tersebut.

Wisma Putra juga menyampaikan bahwa semua misi diplomatik Malaysia di kawasan terkait telah disiagakan penuh untuk menangani insiden ini. Pemerintah melakukan koordinasi erat dengan otoritas dan negara-negara lain guna memastikan pembebasan para relawan.

“Kami tengah berupaya aktif menjamin pembebasan segera dan aman bagi semua peserta yang ditahan, serta memastikan kesejahteraan mereka terlindungi,” tambah Wisma Putra.

Malaysia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina serta mendorong upaya internasional guna mengakhiri krisis kemanusiaan di Gaza.

“Malaysia berdiri teguh dalam solidaritas penuh bersama rakyat Palestina dan akan terus berjuang demi perdamaian yang adil, menyeluruh, dan abadi di kawasan tersebut,” tutup pernyataan itu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.