Ratusan Pendaki Diselamatkan dari Badai Salju di Everest Tibet

AKURAT.CO Tim penyelamat berhasil mengevakuasi seluruh pendaki yang terjebak di sisi timur Gunung Everest, Tibet, pada Selasa (7/10). Operasi besar-besaran ini juga mencakup ratusan pemandu lokal dan penggembala yak yang sempat terperangkap di tengah badai salju.
Menurut otoritas setempat, ratusan pendaki terdampar di Lembah Karma selama akhir pekan akibat badai salju ekstrem yang menimbulkan hujan salju lebat di wilayah pegunungan tersebut. Lembah yang berada di ketinggian sekitar 4.200 meter itu diselimuti salju sepanjang hari Sabtu.
Hingga Minggu (6/10), tim penyelamat telah memandu sekitar 350 pendaki menuju tempat aman. Sisa sekitar 200 pendaki lainnya berhasil dievakuasi pada Selasa, seperti dilaporkan Reuters. Total, sebanyak 580 pendaki dan lebih dari 300 pemandu serta staf pendukung berhasil diselamatkan, menurut laporan kantor berita resmi Xinhua.
Badai salju hebat ini juga menggagalkan ekspedisi para pendaki yang dipandu oleh Madison Mountaineering, operator asal Amerika Serikat, yang berencana menaklukkan puncak Cho Oyu—gunung setinggi 8.188 meter di perbatasan Tiongkok dan Nepal.
Lembah Karma sendiri pertama kali dijelajahi pelancong Barat sekitar seratus tahun lalu. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Everest di Tibet semakin populer sebagai destinasi wisata petualangan. Tahun lalu, lebih dari 540 ribu wisatawan tercatat mengunjungi wilayah ini—menjadi rekor baru.
Namun, otoritas Tiongkok menutup sementara kawasan Everest untuk umum, termasuk Lembah Karma, Rongshar, dan Cho Oyu. Cuaca ekstrem juga memengaruhi ratusan pendaki di wilayah lain di Tiongkok barat seperti Xinjiang, Qinghai, dan Gansu, di mana sedikitnya satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat hipotermia dan penyakit gunung akut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
- 10Hilman Latief Ungkap Gus Yaqut Sampaikan Arahan Jokowi soal Kuota Haji 50-50







