Akurat

Tragedi Tanah Longsor di Darfur, Sudan: Lebih dari 1.000 Orang Tewas

Kumoro Damarjati | 2 September 2025, 18:54 WIB
Tragedi Tanah Longsor di Darfur, Sudan: Lebih dari 1.000 Orang Tewas

 

AKURAT.CO Lebih dari 1.000 orang dilaporkan tewas setelah tanah longsor besar melanda sebuah desa di wilayah Darfur, Sudan barat. Menurut keterangan Tentara Gerakan Pembebasan Sudan (SLM-A), insiden mematikan itu terjadi pada Minggu lalu di desa Tarasin, Pegunungan Marrah, Darfur Tengah.

Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari berturut-turut. Dalam pernyataannya, SLM-A menyebutkan bahwa seluruh penduduk desa Tarasin diduga tewas, dengan hanya satu orang yang selamat dari tragedi ini.

“Informasi awal menunjukkan kematian seluruh penduduk desa, diperkirakan lebih dari seribu orang. Hanya satu orang yang selamat,” tulis SLM-A.

Desa Rata dengan Tanah, Korban Sulit Dievakuasi

SLM-A menggambarkan bahwa desa Tarasin kini rata dengan tanah. Mereka juga meminta bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi kemanusiaan internasional untuk mengevakuasi jenazah korban, yang terdiri dari pria, wanita, hingga anak-anak.

Namun, proses evakuasi diperkirakan sulit dilakukan. Hal ini karena Darfur masih terjebak dalam perang saudara yang pecah sejak April 2023, ketika militer Sudan bentrok dengan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF).

Darfur Jadi “Lubang Hitam” Kemanusiaan

Menurut organisasi bantuan Dokter Lintas Batas (MSF), banyak wilayah di Darfur, termasuk Pegunungan Marrah, terisolasi akibat perang yang berlangsung lebih dari dua tahun. Kondisi ini membuat komunitas setempat nyaris tidak mendapat bantuan kemanusiaan. MSF bahkan menyebut Darfur sebagai “lubang hitam” dalam respons kemanusiaan Sudan.

SLM-A sendiri merupakan salah satu kelompok pemberontak yang beroperasi di Darfur dan Kordofan. Meski begitu, mereka tidak terlibat langsung dalam konflik militer yang saat ini masih berlangsung di Sudan.

Krisis Kemanusiaan di Sudan

Sejak konflik pecah, lebih dari 40.000 orang tewas akibat perang dan bencana yang menyertainya, sementara 14 juta penduduk Sudan terpaksa mengungsi. Situasi ini memperburuk penderitaan warga, terutama di wilayah-wilayah rawan bencana seperti Darfur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.