Bantuan Kemanusiaan Terjebak di Yordania, Gaza Menuju Kelaparan Massal

AKURAT.CO Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) kembali menyuarakan kegelisahannya terkait makin kritisnya situasi kemanusiaan di Gaza.
Ribuan ton bantuan yang sangat dibutuhkan, mulai dari makanan, obat-obatan hingga perlengkapan kebersihan, kini justru tertahan di gudang mereka di Amman, Yordania—hanya tiga jam dari Gaza—karena blokade Israel yang belum juga dibuka.
“Pasokan ini bisa menyelamatkan lebih dari 200.000 nyawa selama sebulan penuh,” tegas UNRWA dalam pernyataan resminya pada Jumat (30/5/2025).
“Namun tanpa akses masuk yang lancar dan konsisten, penderitaan jutaan warga Gaza hanya akan bertambah parah.”
Sejak 2 Maret 2025, Israel menutup seluruh jalur penyeberangan perbatasan ke Gaza, menghentikan aliran bantuan vital seperti makanan, bahan bakar, dan peralatan medis.
Akibatnya, lebih dari 2,4 juta penduduk Gaza kini terjebak dalam krisis kelaparan yang makin mendalam, sementara dunia hanya bisa menyaksikan dari kejauhan.
Baca Juga: Puncak Haji Terancam Kacau, DPR Desak Kemenag Kembalikan Sistem Kloter
Serangan militer yang dilancarkan Israel sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 54.200 warga Palestina, mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.
PBB dan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional sudah berkali-kali memperingatkan bahwa seluruh penduduk Gaza kini menghadapi risiko kelaparan massal.
Situasi ini bahkan memicu langkah hukum di tingkat internasional.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Di sisi lain, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida oleh Mahkamah Internasional (ICJ) atas kebrutalan mereka terhadap warga sipil Palestina.
Di tengah penderitaan yang terus memburuk, dunia menanti: akankah bantuan akhirnya bisa menembus blokade, atau Gaza akan dibiarkan terkubur dalam krisis kemanusiaan yang terus membesar?
Baca Juga: Timwas DPR RI Soroti Layanan Haji, 100 Jemaah Indonesia Wafat di Tanah Suci
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










