Trump Ancam Iran dengan Serangan Besar Jika Tolak Perundingan Nuklir

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran, memperingatkan, Negeri Mullah itu akan menghadapi serangan udara besar-besaran jika menolak berunding soal program nuklirnya.
"Jika tidak ada kesepakatan, maka akan ada pengeboman. Pengeboman yang belum pernah mereka alami sebelumnya," ujar Trump dalam wawancara eksklusif dengan NBC News, dikutip Akurat.co, Senin (31/3/2025).
Pernyataan ini menandai eskalasi tekanan AS terhadap Iran sejak Trump menjabat sebagai presiden pada Januari lalu.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa pihaknya menolak bernegosiasi langsung dengan AS terkait program nuklir mereka.
Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya komunikasi tidak langsung di masa mendatang.
Baca Juga: PCO: Kinerja Pemerintahan Prabowo Sejalan dengan Empat Tujuan Bernegara
Pezeshkian juga mengungkapkan bahwa Iran telah mengirimkan tanggapan resmi kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, terkait surat dari Trump yang berisi permintaan untuk membuka dialog langsung.
Trump selama ini terus berupaya menekan Iran agar bersedia berunding secara langsung. Ia bahkan berulang kali memperingatkan bahwa konsekuensi bagi Iran akan "sangat buruk" jika tetap menolak.
Ketegangan ini berakar dari keputusan Trump pada periode pertamanya sebagai presiden, ketika ia secara sepihak menarik AS dari perjanjian nuklir 2015—dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Langkah itu disertai dengan diberlakukannya kembali sanksi ekonomi berat terhadap Iran.
Awalnya, Iran tetap mematuhi kesepakatan nuklir meski AS telah mundur. Namun, seiring waktu, Teheran mulai mengurangi komitmennya dengan alasan bahwa negara-negara lain yang tergabung dalam perjanjian itu gagal melindungi kepentingan Iran dari dampak sanksi AS.
Kini, hubungan antara Washington dan Teheran kembali memanas, dengan ancaman serangan militer yang semakin nyata di tengah kebuntuan diplomasi.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Griya Agung, Hadiri Open House Gubernur dan Wagub Sumsel
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










