Akurat

Israel Rancang Badan Migrasi untuk Kosongkan Gaza, Dikecam Dunia!

Herry Supriyatna | 10 Maret 2025, 23:53 WIB
Israel Rancang Badan Migrasi untuk Kosongkan Gaza, Dikecam Dunia!

AKURAT.CO Israel semakin gencar mendorong pengusiran warga Palestina dari Jalur Gaza dengan rencana pembentukan badan migrasi khusus.

Langkah kontroversial ini diungkap oleh Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, dalam konferensi yang digelar kelompok lobi pro-pemukim, Land of Israel Caucus, dikutip pada Senin (10/3/2025).

Dalam forum tersebut, Smotrich mengungkapkan bahwa Israel tengah mempersiapkan mekanisme untuk memindahkan sekitar 2 juta penduduk Gaza dalam waktu enam bulan.

Ia mengklaim, koordinasi dengan pemerintah AS sedang berlangsung untuk menentukan negara-negara tujuan bagi warga Palestina yang akan dipaksa meninggalkan tanah mereka.

Rencana ini berkaitan dengan gagasan yang sebelumnya dilontarkan oleh mantan Presiden AS, Donald Trump, yang ingin "mengambil alih" Gaza dan mengubahnya menjadi destinasi wisata mewah di Timur Tengah.

Baca Juga: Sadis! Begal di Kebon Kacang: Tas Digasak, Leher Dikoyak!

Gagasan tersebut mendapat dukungan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan jajaran menterinya, meski menuai kecaman luas dari komunitas internasional.

Sebagai respons terhadap upaya pengusiran ini, para pemimpin Arab telah menyusun rencana rekonstruksi Gaza senilai 53 miliar dolar AS (sekitar Rp867 triliun), yang diinisiasi oleh Mesir.

Inisiatif tersebut menegaskan komitmen untuk membangun kembali Gaza tanpa menggusur penduduknya.

Sementara itu, rencana Israel untuk mengosongkan Gaza semakin menambah ketegangan di kawasan, dengan banyak pihak yang mengecamnya sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan upaya sistematis untuk menghapus keberadaan Palestina dari wilayah tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.