Akurat

Arab Saudi Banjir, Makkah dan Madinah Ikut Terendam Air!

Fajar Rizky Ramadhan | 9 Januari 2025, 06:44 WIB
Arab Saudi Banjir, Makkah dan Madinah Ikut Terendam Air!

AKURAT.CO Sejumlah wilayah di Arab Saudi dilanda banjir pada Selasa (7/1/2025) akibat hujan deras yang mengguyur negeri tersebut selama beberapa hari terakhir.

Kondisi ini menyebabkan jalan dan alun-alun kota di Makkah, Jeddah, dan Madinah terendam air, sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Menurut laporan Saudi Gazette, wilayah Madinah mencatat curah hujan tertinggi selama periode tersebut.

Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian melaporkan bahwa di Area Haram Pusat Masjid Nabawi tercatat curah hujan sebesar 36,1 mm, diikuti Al-Masjid di Badr 33,6 mm, Masjid Quba 28,4 mm, lingkungan Sultana 26,8 mm, serta masing-masing Al-Suwaidriya dan Badr 23,0 mm.

Dalam pernyataannya, lembaga tersebut juga memprediksi bahwa hujan akan terus melanda sejumlah wilayah di Arab Saudi.

"Hujan akan turun di wilayah Makkah, Madinah, Qassim, Tabuk, Perbatasan Utara, dan Al Jouf selama periode dari pukul sembilan pagi pada hari Minggu, 5 Januari hingga pukul sembilan pagi pada hari Selasa, 7 Januari," ujar mereka.

Baca Juga: Kenapa Arab Saudi Melarang Perayaan Natal?

Hujan Deras Picu Gangguan di Jeddah

Sementara itu, di Jeddah, Pusat Meteorologi Nasional (NCM) melaporkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang, jarak pandang terbatas, gelombang tinggi, badai petir, serta genangan air di sejumlah area.

"Ada kemungkinan hujan sedang hingga lebat akan terus berlanjut di wilayah Jeddah dan sejumlah wilayah lain di Kerajaan," ungkap Juru Bicara NCM, Hussein Al Qahtani.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Jeddah telah meningkatkan kesiagaan dengan mengerahkan tim lapangan di 11 kotamadya dan 15 pusat dukungan. Tim tersebut diperkuat oleh 4.032 personel dan 1.811 peralatan untuk menangani dampak hujan.

Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah turut mengeluarkan imbauan kepada para pelancong agar menghubungi maskapai penerbangan untuk memastikan jadwal penerbangan mereka. Hal ini dilakukan guna menghindari potensi gangguan akibat cuaca buruk.

"Kami menghimbau semua orang untuk mengambil tindakan pencegahan dan menjauh dari daerah yang tergenang air, dan menghindari sumber arus listrik. Laporkan situasi terkini melalui nomor terpadu untuk menerima laporan 940 atau melalui aplikasi Baladi," ujar Pemerintah Kota Jeddah.

Situasi ini menjadi perhatian besar masyarakat Arab Saudi, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah terdampak. Pemerintah setempat terus berupaya meminimalkan risiko yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.