Akurat

Prabowo Tegaskan Pentingnya Perdagangan Bebas dan Adil Usai Hadiri KTT APEC 2024

Arief Rachman | 17 November 2024, 15:10 WIB
Prabowo Tegaskan Pentingnya Perdagangan Bebas dan Adil Usai Hadiri KTT APEC 2024

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga perdagangan yang bebas, adil, dan teratur setelah menghadiri serangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 2024 di Lima, Peru, pada Sabtu (16/11/2024) waktu setempat.

"APEC adalah momen strategis untuk mempererat jaringan antara pemimpin di kawasan Pasifik. Kami membahas banyak isu, termasuk cara menjaga perdagangan yang terbuka, adil, dan teratur," ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan, Indonesia, sebagai bagian dari kawasan Pasifik, berkomitmen mendukung perdagangan yang tidak hanya bebas, tetapi juga seimbang dan menguntungkan semua pihak.

Baca Juga: Pendukung Anies Bersiap Jaga TPS untuk Suara Pramono-Rano

"Kita ingin sistem perdagangan yang bebas, tetapi harus adil dan teratur," tambahnya.

Prabowo tiba di Peru pada Kamis (14/11/2024) dan menjalani berbagai agenda penting selama KTT.

Pada hari pertama, ia menghadiri santap pagi bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, menerima penghargaan Grand Collar de la Orden El Sol del Peru dari Presiden Peru Dina Boluarte, dan menjadi pembicara utama dalam APEC CEO Summit 2024.

Hari kedua diisi dengan pertemuan bilateral, termasuk dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon, dan Presiden Vietnam Luong Cuong. Malam harinya, Prabowo menghadiri Gala Dinner bersama para pemimpin dunia lainnya.

Baca Juga: Bisa Dicoba, Ini 5 Aplikasi Investasi Kripto di Indonesia

Usai menghadiri APEC, Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan dinas ke Brasil untuk mengikuti KTT G20.

Kehadirannya dalam dua forum internasional ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk terus aktif dalam diplomasi global, terutama dalam mendorong perdagangan yang berkeadilan di tingkat internasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.