Geger! Senator AS John Kennedy Tuduh Aktivis Muslim Dukung Terorisme, Respons Berani Maya Berry Curi Perhatian

AKURAT.CO Senator Partai Republik, John Kennedy, mendapat kecaman luas setelah menuduh seorang aktivis hak sipil Muslim terkemuka mendukung ekstremisme selama sidang Senat terkait insiden kebencian di Amerika Serikat.
Tuduhan tersebut dilontarkan kepada Maya Berry, Direktur Eksekutif dari Arab American Institute, yang kemudian menanggapi dengan penuh kecewa.
Dalam sidang tersebut, Kennedy secara langsung bertanya kepada Berry.
"Anda mendukung Hamas, bukan?" Berry menjawab dengan tegas, "Pertanyaan Anda kepada direktur eksekutif Arab American Institute seperti itu justru menunjukkan masalah kebencian yang terjadi di negara kita."
Namun, Kennedy tidak berhenti di situ. Ia melanjutkan dengan bertanya, "Anda juga mendukung Hezbollah, bukan?" yang kemudian diakhiri dengan pernyataan, "Anda seharusnya menyembunyikan kepala Anda dalam tas."
Berry berkali-kali menolak tuduhan tersebut, menegaskan bahwa ia sama sekali tidak mendukung kelompok-kelompok militan tersebut, dan menambahkan bahwa ia sangat kecewa dengan jalannya pertanyaan.
Baik Hamas maupun Hezbollah adalah kelompok militan Islam yang oleh pemerintah AS telah ditetapkan sebagai "organisasi teroris asing."
Tuduhan Kennedy langsung menuai kritik keras dari berbagai kelompok hak asasi.
Robert McCaw, Direktur Urusan Pemerintahan di Council on American Islamic Relations, menyatakan ketidakterimaannya atas sikap sang senator tersebut.
"Sangat tidak dapat diterima bahwa seorang senator AS menggunakan identitas ras seorang saksi dan menuduhnya mendukung terorisme dengan menggunakan stereotip anti-Arab dan anti-Muslim dalam sidang yang seharusnya menangani bentuk kebencian tersebut," katanya dikutip Sabtu (21/9/2024).
Baca Juga: Kaesang Nebeng Pesawat Teman Saat Jalan-jalan ke Amerika
Kelompok advokasi Muslim Amerika, Engage Action, juga menyatakan keprihatinannya.
"Pelecehan ini sangat mengkhawatirkan," ungkap mereka.
Sementara itu, Komite Kehakiman Senat yang dipimpin oleh Partai Demokrat, yang menyelenggarakan sidang tersebut, turut mengutuk pernyataan Kennedy dan menyebut tanggapan Berry sebagai "kuat" dan "berani."
Sejak meletusnya perang antara Israel dan Gaza menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober, advokat hak asasi telah memperingatkan tentang peningkatan ancaman terhadap Muslim, Arab, dan Yahudi di Amerika Serikat.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 20 September 2024: Leo Perlu Hati-hati dalam Ambil Keputusan!
Sejumlah insiden kekerasan telah terjadi, termasuk upaya penenggelaman seorang anak perempuan Muslim berusia 3 tahun di Texas, penikaman seorang anak laki-laki Muslim berusia 6 tahun di Illinois hingga tewas, serta berbagai ancaman kekerasan terhadap komunitas Yahudi di New York yang berujung pada hukuman penjara.
Ketegangan yang meningkat di tengah situasi politik global yang mempengaruhi kehidupan masyarakat di Amerika Serikat, serta pentingnya menangani kebencian tanpa memicu stereotip rasial atau agama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









