Perundingan Gencatan Senjata Gaza Diperpanjang, Korban Tewas Melebihi 40 Ribu Orang

AKURAT.CO Perundingan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza terus berlanjut pada hari Jumat (16/8/2024) di Doha, Qatar, setelah negosiasi sebelumnya pada Kamis dikatakan "konstruktif" oleh pejabat AS.
Meskipun pembicaraan masih berlangsung, serangan Israel di Gaza tetap intens, dengan laporan dari pejabat kesehatan Gaza yang menyebutkan korban tewas telah melebihi 40 ribu orang setelah lebih dari 10 bulan pertempuran.
Negosiasi ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang komprehensif, termasuk penarikan pasukan Israel, pemulangan pengungsi Palestina, dan kesepakatan pertukaran tahanan.
Baca Juga: Jokowi Minta Maaf di Sidang Tahunan, Gerindra: Kita Bisa Memahami Jika Ada Janji yang Dilupakan
Namun, Hamas menyatakan bahwa operasi militer Israel yang terus berlanjut menjadi hambatan utama dalam mencapai kemajuan.
Perundingan ini juga diadakan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi regional, terutama setelah pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Tehran, yang meningkatkan risiko Iran melakukan serangan balasan terhadap Israel.
AS berharap perjanjian gencatan senjata ini dapat mengurangi risiko perang yang lebih luas di kawasan tersebut.
Dengan latar belakang yang tegang, baik Israel maupun Hamas belum mencapai kesepakatan, namun kedua belah pihak masih terbuka untuk negosiasi lebih lanjut.
Sementara itu, situasi di Gaza semakin memburuk dengan hampir seluruh penduduknya yang berjumlah 2,3 juta orang mengungsi dari rumah mereka, berharap perang segera berakhir.
Baca Juga: Gratis! 15 Kumpulan Twibbon 17 Agustus 2024 dengan Desain Terbaru yang Keren dan Menarik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









