Akurat

Lebanon Siaga 1, Pemerintah Upayakan Evakuasi WNI

Rizky Dewantara | 8 Agustus 2024, 16:27 WIB
Lebanon Siaga 1, Pemerintah Upayakan Evakuasi WNI

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri menetapkan status siaga terhadap Lebanon, di tengah terjadinya eskalasi pertempuran antara Israel dengan gerakan Hizbullah.

Dengan penetapan tersebut, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan pemerintah terus berupaya untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Lebanon

"Kita sudah tetapkan Lebanon sebagai Siaga 1 sehingga upaya untuk melakukan atau komunikasi untuk melakukan evakuasi sudah terus dijalankan," kata Retno, saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Antara, Kamis (8/8/2024).

Baca Juga: Ketegangan dengan Israel Meningkat, Kuwait Minta Warganya Tinggalkan Lebanon

Dalam kesempatan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri telah meminta WNI menangguhkan perjalanan ke Lebanon, Iran, dan Israel untuk sementara waktu mengingat situasi keamanan yang semakin tidak kondusif. WNI yang menetap di Lebanon, diminta untuk segera meninggalkan wilayah negara tersebut hingga kondisi keamanan membaik.

"Kami mengimbau kepada para WNI yang berada di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan kewaspadaan," menurut Kemlu, berdasarkan pernyataan yang diterima di Jakarta, Minggu (4/8).

Merespons ketegangan yang terjadi, selain Indonesia, pemerintah sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Polandia dan Swedia juga meminta warga negaranya untuk segera meninggalkan Lebanon.

KBRI Beirut, dalam pengumumannya pada Senin (29/7), turut meminta WNI untuk mempertimbangkan keluar dari Lebanon untuk sementara waktu secara mandiri selama layanan penerbangan komersial masih tersedia.

Sebab, sejumlah maskapai penerbangan internasional sudah mulai menangguhkan penerbangannya dari dan ke Lebanon akibat ketegangan yang semakin memuncak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.