Akurat

Menteri Israel: Menghentikan Perang Gaza Sekarang Adalah Sebuah Kebodohan

Sulthony Hasanuddin | 8 Juli 2024, 16:23 WIB
Menteri Israel: Menghentikan Perang Gaza Sekarang Adalah Sebuah Kebodohan

 

AKURAT.CO Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich mengatakan pada hari Senin (8/7/2024) akan menjadi kesalahan besar untuk menghentikan serangan militer Israel di Gaza sekarang.

Smotrich, yang memimpin partai pro-pemukim yang merupakan bagian dari koalisi pemerintahan Perdana Menteri Netanyahu, memberikan komentar tersebut dalam sebuah unggahan di media sosial X.

Hal tersebut juga disampaikannya saat pejabat Israel melanjutkan pembicaraan melalui mediator tentang kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok militan Palestina Hamas.

Baca Juga: Update! Korea Selatan Batalkan Rencana Penangguhan Izin Praktik Dokter yang Mogok Bekerja

"Hamas sedang kolaps dan memohon gencatan senjata. Inilah saatnya untuk mencekik leher sampai kita menghancurkan dan menghancurkan musuh. Berhenti sekarang, sebelum akhir, dan membiarkannya pulih dan melawan kita lagi, adalah kebodohan yang tidak masuk akal," cuitnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan setiap kesepakatan gencatan senjata Gaza harus mengizinkan Israel untuk melanjutkan pertempuran hingga tujuannya tercapai.

Baca Juga: Viral Aplikasi Karaoke Digital Rugikan Pasutri Puluhan Juta, Bikin Kecanduan hingga Jadi Ladang Perselingkuhan

Netanyahu bersikeras kesepakatan itu tidak boleh menghalangi Israel untuk melanjutkan pertempuran hingga tujuan perangnya tercapai. Tujuan tersebut ditetapkan pada awal perang sebagai pembongkaran kemampuan militer dan pemerintahan Hamas, serta pemulangan para sandera.

"Rencana yang telah disetujui oleh Israel dan disambut baik oleh Presiden Biden akan memungkinkan Israel untuk memulangkan sandera tanpa melanggar tujuan perang lainnya," kata Netanyahu.

Kesepakatan itu, katanya, juga harus melarang penyelundupan senjata ke Hamas melalui perbatasan Gaza-Mesir dan tidak boleh mengizinkan ribuan militan bersenjata kembali ke Gaza utara.

Diketahui, Direktur Badan Intelijen Pusat AS, William Burns akan bertemu dengan Perdana Menteri Qatar dan kepala intelijen Israel dan Mesir pada hari Rabu lusa nanti di Doha.

Baca Juga: Lirik Lagu Count On Me Oleh Bruno Mars, Lengkap dengan Terjemahannya

Pertempuran di Gaza tidak kunjung mereda, di mana pada Minggu malam militer Israel kembali mengeluarkan perintah kepada penduduk dan keluarga pengungsi di beberapa distrik di Kota Gaza untuk meninggalkan rumah mereka.

Beberapa penduduk mengatakan mereka terkejut dengan suara tembakan tank dan tembakan dari pesawat nirawak Israel, karena beberapa berhasil melarikan diri dan yang lainnya terjebak di rumah.

Pejabat kesehatan Palestina kemudian mengatakan serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di Jabalia di tepi utara Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 10 orang, dengan banyak yang terluka dan lainnya masih hilang.

Pembicaraan baru ini menyusul upaya yang gagal selama berbulan-bulan untuk mencapai gencatan senjata dalam negosiasi yang terputus-putus dan beberapa kali tidak membuahkan hasil setelah Washington mengatakan kesepakatan sudah dekat.

Baca Juga: Daftar Pemain dan Sinopsis Film Perewangan, Cerita Horor Jin Penglaris yang Diangkat dari Kisah Nyata di Thread X

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.