Update! Korea Selatan Batalkan Rencana Penangguhan Izin Praktik Dokter yang Mogok Bekerja

AKURAT.CO Korea Selatan mengatakan pihaknya akan membatalkan rencana untuk menangguhkan lisensi dokter magang yang mogok, dan menawarkan konsesi untuk mengakhiri aksi mogok selama berbulan-bulan yang dipicu oleh keputusan pemerintah untuk menambah penerimaan sekolah kedokteran.
Sebelumnya pada bulan Februari ribuan dokter magang, termasuk dokter magang dan dokter residen di Korea Selatan melakukan aksi mogok kerja sehingga memaksa rumah sakit besar mengurangi layanan non-darurat dan menolak pasien di ruang gawat darurat.
Menteri Kesehatan Korea Selatan, Cho Kyoo-hong mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk tidak menangguhkan izin para dokter yang mogok, baik mereka kembali bekerja atau tidak.
Cho mengatakan keputusan untuk mencabut ancaman tindakan hukuman diperlukan karena mengakhiri kekurangan layanan medis saat ini lebih mendesak.
"Para dokter yang masih magang, jangan ragu lagi, dan beranikan diri untuk memutuskan. Pemerintah akan memastikan Anda, sumber daya kami sebelumnya yang telah memilih perawatan medis penting bahkan dalam situasi sulit, dapat fokus pada pelatihan tanpa khawatir," kata Cho dalam sebuah pengarahan pada Senin (8/7/2024).
Cho menambahkan bahwa pemerintah akan membangun sistem medis yang berkelanjutan yang tidak bergantung pada pekerjaan berlebihan oleh dokter magang.
Dia juga meminta para dokter magang untuk kembali dan bergabung dalam dialog guna membahas kondisi kerja mereka serta kuota penerimaan perguruan tinggi kedokteran untuk tahun 2026 dan seterusnya.
Seperti diketahui, dua pertiga penduduk dan dokter magang negara itu telah mogok kerja untuk memprotes rencana pemerintah dalam menaikkan jumlah mahasiswa yang diterima di sekolah kedokteran setiap tahun dalam upaya mengatasi apa yang dikatakan pemerintah sebagai kekurangan dokter.
Para dokter muda yang berunjuk rasa mengatakan pemerintah seharusnya terlebih dahulu mengatasi masalah gaji dan kondisi kerja sebelum mencoba menambah jumlah dokter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







