Miris, 104 Warga Gaza Terbunuh Oleh Serangan Israel Saat Menunggu Bantuan

AKURAT.CO Otoritas setempat mengatakan pada Kamis (29/2/2024) bahwa 104 warga terbunuh dan 280 orang terluka dalam serangan tembakan Israel saat mereka sedang menunggu bantuan di dekat Kota Gaza.
Kantor Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengutuk kejadian tersebut dengan menyebutnya sebagai pembantaian buruk yang dilakukan oleh tentara Israel.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra mengatakan serangan terjadi di bundaran al-Nabusi di sebelah barat Kota Gaza atau tepatnya di bagian utara daerah kantong tersebut.
Baca Juga: Ammar Zoni Jual Akun Instagram, Dibuka mulai Harga Rp 3 Miliar
Serangan tersebut membuat tim medis tidak mampu mengatasi volume dan tingkat keparahan cedera para korban, kata Qidra, yang kemudian tiba penuh luka di Rumah Sakit al-Shifa.
Salah satu rumah sakit setempat mengatakan telah menerima 10 jenazah dengan puluhan pasien luka-luka akibat insiden tersebut, namun tidak diketahui berapa banyak korban yang dibawa ke rumah sakit lainnya.
Hamas menanggapi insiden tersebut dalam sebuah pernyataan dengan memperingatkan hal itu dapat menyebabkan kegagalan perundingan baru-baru ini.
Dengan tujuan yang diketahui untuk mencapai kesepakatan mengenai gencatan dan pembebasan sandera.
Baca Juga: Anggaran Makan Siang Gratis Rp15 Ribu Dikritik, Demokrat: Namanya Juga Uji Coba
"Negosiasi yang dilakukan oleh pemimpin gerakan tersebut bukanlah sebuah proses terbuka yang mengorbankan darah rakyat kami," tuturnya.
Menambahkan bahwa Israel akan bertanggung jawab atas kegagalan perundingan tersebut.
Baca Juga: Christian Horner Resmi Dibebaskan dari Tuduhan, Bersiap untuk Seri Pembuka di Bahrain
Namun di sisi lain, Juru Bicara Militer Israel mengatakan tidak ada informasi penembakan di lokasi yang diklaim pihak Gaza, dengan menjelaskan alasan puluhan orang terluka akibat saling mendorong dan menginjak-nginjak ketika truk bantuan tiba di daerah itu.
Baca Juga: Kelapa Gading Jadi Trending Topik di X karena Banjir, Netizen Curhat Terkena Macet Sampai 4 Jam!
Akan tetapi sebuah sumber Israel lainnnya mengatakan tentara melepaskan tembakan ke arah beberapa orang di antara kerumuan yang merupakan sebuah ancaman bagi mereka.
Hingga saat ini, otoritas kesehatan Gaza mengatakan 30.000 orang warganya dipastikan tewas dan ribuan lainnya diyakini terkubur di bawah reruntuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






