Akurat Logo

Profil Hizbullah, Kelompok Militan Lebanon Yang Kerap Berkonflik Dengan Israel

Muhtar S. Syihabuddin | 15 Oktober 2023, 19:53 WIB
Profil Hizbullah, Kelompok Militan Lebanon Yang Kerap Berkonflik Dengan Israel

AKURAT.CO Hizbullah merupakan partai politik dan kelompok militan Syiah yang berbasis di Lebanon.

Hizbullah yang memiliki arti Partai Tuhan didirikan pada tahun 1982 setelah invasi Israel ke Lebanon.

Hizbullah muncul dari kelompok bersenjata yang dibentuk oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Tujuan awal Hizbullah adalah mengusir Israel dari wilayah Lebanon dan mendirikan republik Islam.

Pada tahun 1975-1990 Hizbullah terlibat dalam perang saudara di Lebanon. Sepanjang tahun 1980 Hizbullah juga terlibat dalam serangan terhadap Israel.

Baca Juga: Sama-sama Musuhi Israel, Apa Perbedaan Hamas Dan Hizbullah? 

Setelah berakhirnya perang saudara pada tahun 1990, Hizbullah mengubah retorika dan manifesto terbarunya.

Di dalamnya menegaskan dukungannya untuk demokrasi yang mewakili persatuan nasional.

Hizbullah kembali terlibat dalam konflik besar dengan Israel pada 2006 yang mengakibatkan banyak kematian warga Lebanon.

Konflik berakhir dengan tidak meyakinkan karena tidak ada pihak yang menang secara militer.

Namun konflik tersebut menewaskan lebih dari seribu warga lebanon dan seratus lebih warga Israel.

Baca Juga: Dianggap Ancaman, Australia Masukkan Semua Sayap Hizbullah sebagai Kelompok Teroris

Pada pemilihan legislatif Lebanon di tahun 2018 blok politik yang mendukung Hizbullah memenangkan mayoritas kursi. 

Mereka menjadi salah satu blok politik paling berpengaruh dalam sistem politik sektarian Lebanon dengan sebagian besar penduduk Syiah sebagai pendukungnya.

Karena jaringan politik dan militernya yang luas kelompok ini sering dijuluki sebagai negara di dalam negara. (Almira Ramadhani)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.