AKURAT.CO Situasi di negara Afrika Tengah, Gabon, memanas setelah terjadi kudeta yang mengguncang stabilitas politik. Presiden Gabon, Ali Bongo Ondimba yang baru saja terpilih kini menjadi tahanan rumah.
Bongo telah berkuasa di negara tersebut selama 14 tahun, mengikuti jejak ayahnya yang memimpin negara tersebut selama lebih dari empat dekade sebelumnya. Status dan keberadaan pemimpin yang tampaknya digulingkan itu belum jelas.
Kantor berita Perancis AFP melaporkan bahwa daerah sekitar kediamannya di ibu kota Libreville tampak sepi, namun suara tembakan terdengar di tempat lain selama pengumuman oleh petinggi militer.
Jika upaya kudeta militer di Gabon berhasil maka ini akan menjadi kudeta kedelapan di Afrika Barat dan Tengah sejak tahun 2020. Kudeta terakhir di Niger terjadi pada Juli. Perwira tinggi militer juga merebut kekuasaan di Mali, Guinea, Burkina Faso, dan Chad.
Dikutip dari laman Dailytrust, Kamis (31/8/2023) berikut 6 fakta Presiden Ali Bongo Ondimba.
Baca Juga: Kudeta Gabon, Militer Tahan Presiden Ali Bongo
Fakta Presiden Ali Bongo Ondimba
1. Ali Bongo adalah putra Omar Bongo
Ali Bongo adalah putra Omar Bongo yang menjadi presiden Gabon dari tahun 1967 hingga kematiannya pada tahun 2009. Selama masa kepresidenan ayahnya, ia menjadi Menteri Luar Negeri dari tahun 1989 hingga 1991.
Ia mewakili Bongoville sebagai wakil di Majelis Nasional dari tahun 1991 hingga tahun 1999 dan menjadi Menteri Pertahanan dari tahun 1999 hingga 2009. Setelah kematian ayahnya, ia memenangkan pemilihan presiden Gabon tahun 2009.
2. Isu kecurangan
Berdasarkan laporan, ia terpilih kembali pada tahun 2016, dalam pemilu yang diwarnai dengan berbagai penyimpangan, penangkapan, pelanggaran hak asasi manusia, serta protes dan kekerasan pasca pemilu.
Oleh karena itu, militer diduga menggulingkannya dari kursi kepresidenan menyusul hasil pemilihan umum Gabon tahun 2023, dalam kudeta Gabon tahun 2023.
3. Belajar di Prancis
Bongo menempuh pendidikan di sekolah swasta di Neuilly, Prancis, dan kemudian belajar hukum di Sorbonne. Pada tahun 2018, ia menerima gelar doktor kehormatan hukum dari Universitas Wuhan di Tiongkok. 4. Punya Karier Bermusik
4. Karier musik
Tentang karir musiknya, pada tahun 1977, ia merilis album funk bertajuk A Brand New Man yang diproduseri oleh Charles Bobbit.
Setelah lulus dari kursus hukum, ia memasuki dunia politik, bergabung dengan Partai Demokrat Gabon. Ia kemudian terpilih menjadi anggota Komite Sentral PDG pada Kongres Luar Biasa Ketiga partai tersebut pada bulan Maret 1983.
5. Pernah jadi asisten ayahnya
Selanjutnya, ia menjadi Wakil Pribadi ayahnya. Dalam kapasitas itu, ia masuk ke Biro Politik PDG pada tahun 1984. Ia kemudian terpilih menjadi anggota Biro Politik pada kongres partai biasa pada bulan September 1986.
Dia memiliki empat anak seorang putri, Malika Bongo Ondimba, dan tiga putra, Noureddin Bongo Valentin, Jalil Bongo Ondimba dan Bilal Bongo, yang dia dan Sylvia adopsi pada tahun 2002.
6. Kudeta kedelapan di Afrika sejak 2020
Kudeta tersebut menjadi yang kedelapan di Afrika Barat dan Tengah sejak 2020. Pada Juli lalu, militer menggulingkan kepemimpinan di Niger. Perwira militer juga menggulingkan kekuasaan di Mali, Guinea, Burkina Faso, dan Chad.
Negara lain yang mengalami kudeta juga mempunyai kesamaaan, hanya bisa dikutuk dunia internasional tapi tidak bisa mengembalikan lagi sistem demokrasi.
Sanksi dunia internasional juga dinilai kurang berdampak kepada pelaku kudeta di Afrika karena hanya menyerang individu. Kudeta tersebut dikhawatirkan oleh negara-negara Afrika lain yang juga mengalami ketidakstabilan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









