Serangan Brutal di Perbatasan Sudan–Afrika Tengah: Lima Warga Tewas, Diduga Ulah Kelompok Wagner

AKURAT.CO Ketegangan di perbatasan Sudan dan Republik Afrika Tengah kembali memanas setelah laporan serangan berdarah muncul dari wilayah Bashma, dekat Um Dafug, Darfur Selatan. Insiden ini menyoroti rapuhnya keamanan lintas batas dan potensi ancamannya terhadap stabilitas kawasan.
Menurut Radio Dabanga, sedikitnya lima warga Sudan tewas pada Minggu sore dalam serangan brutal yang diduga dilakukan oleh “anggota Kelompok Wagner dengan dukungan elemen lokal Afrika Tengah.” Meski laporan ini belum dapat diverifikasi, saksi mata menggambarkan kekejaman para pelaku: korban dimutilasi, sebagian dibakar, dan beberapa jenazah digantung di pohon.
Serangan ini memaksa banyak petani mengungsi dari Um Dafug. Perwakilan suku-suku perbatasan menilai insiden tersebut sebagai bagian dari “rencana untuk mengacaukan wilayah,” bahkan menuding pemerintah Sudan terlibat. Mereka memperingatkan penyebaran kelompok bersenjata dapat mengancam stabilitas Sudan, Republik Afrika Tengah, dan kawasan sekitarnya.
Dalam pernyataannya, perwakilan suku mendesak Presiden Republik Afrika Tengah dan komunitas internasional untuk menekan penghentian aktivitas bersenjata lintas batas. Mereka juga meminta pembentukan pemerintahan yang mampu menjaga perbatasan dan kedaulatan nasional demi mencegah krisis keamanan regional yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November






