MBS Masih Minta Nasihat dari Tersangka Pembunuh Khashoggi

AKURAT.CO, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) masih secara rutin berkomunikasi dengan penasihatnya Saud al-Qahtani yang dituduh mendalangi pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Surat kabar The Washington Post mengutip sumber dari Saudi dan Amerika Serikat (AS) yang menyatakan MBS terus meminta nasihat dari Qahtani. Koresponden isu keamanan Washington Post, David Ignatius mengutip sumber AS yang baru saja bertemu MBS yang mengatakan Qahtani memiliki banyak dokumen dan data.
“Ide bahwa Anda dapat mengalami perpecahan dengan dia itu tidak realistis,” ungkap sumber AS secara anonim itu, dilansir Al Jazeera.
Sumber Saudi yang dekat dengan keluarga kerajaan juga memiliki informasi sama. “Ada barang-barang Qahtani yang digunakan untuk apa yang mungkin harus diselesaikan atau dipindahkan,” papar sumber itu pada Washington Post.
Komentar resmi terbaru pemerintah Saudi tentang Qahtani adalah pada 15 November saat jaksa menyatakan dia dalam investigasi dan dilarang meninggalkan Saudi. Dia dipecat dari posisi penaiehat kerajaan setelah pembunuhan Khashoggi tapi ada kerancuan tentang statusnya sehingga memicu banyak pertanyaan apakah dia terus memiliki pengaruh di balik layar.
Qahtani diduga memainkan peran kunci dalam pembunuhan Khashoggi dengan pertama kali membujuk jurnalis itu kembali ke Saudi. Dia bertemu tim pembunuhan Saudi sebelum mereka datang ke Turki. Dia dituduh memberi perintah membunuh Khashoggi jika jurnalis itu menolak kembali ke Saudi secara sukarela.
Ignatius mengutip sumber Saudi lainnya saat menyatakan Qahtani baru-baru ini melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) meski dia diduga menjalani tahanan rumah di Riyadh. Penasihat MBS itu juga dilaporkan telah bertemu para deputi senior dari Pusat untuk Studi dan media Saudi di rumahnya di Riyadh dan mengatakan pada mereka bahwa dia telah disalahkan dan digunakan sebagai kambing hitam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




